Jembatan Akses Alternatif Anak Sekolah Dan Pertanian Desa Sumberbaru Putus, Butuh Perhatian Pemerintah

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Jembatan penghubung antara Dusun Kendal dengan Dusun Umbul Rejo Desa Sumberbaru Kecamatan Singojuruh. Yang membentang di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Badeng, putus total hanya tersisa bekas pondasi kanan kiri bibir sungai.

Sebagaimana disampaikan oleh Eko Wahyudi (Kepala Desa Sumberbaru) Kamis 22 Januari 2026 kepada awak media. Jembatan tersebut adalah akses pertanian dan akses alternatif anak-anak menuju dan dari sekolah. Jembatan tersebut bisa dibilang akses vital kegiatan pertanian warga ke dua wilayah Dusun tersebut.

Bacaan Lainnya

Gegara putusnya jembatan tersebut, selama 8 tahunan lebih, baik anak sekolah maupun petani harus ambil jalan lain yang jaraknya lebih jauh. Diceritakan oleh Kades Eko Wahyudi, bahwa jembatan yang dibangun secara swadaya oleh warga itu. Mengalami putus lantaran peristiwa banjir bandang yang terjadi pada 8 tahunan yang lalu, persis pada saat banjir bandang melanda Desa Alasmalang.

Melalui kesempatan ini Eko Wahyudi selaku Kepala Desa bermaksut menyampaikan aspirasi warganya yang berharap ada perhatian dari Pemerintah yang berkewenangan.

“Dalam kondisi Pemerintahan Desa yang saya katakan tidak menentu ini, saya tidak bisa berkata apa-apa ketika warga mempertanyakan kapan jembatan itu diperbaiki. Oleh karena itu mewakili warga, saya mohon dengan hormat demi kebutuhan warga petani juga anak sekolah, ada perhatian dari Pemerintah. Kiranya memberi solusi bagaimana jembatan yang menurut saya sangat vital itu bisa diperbaiki kembali”, tutur Eko Wahyudi.

Tak hanya itu, Eko Wahyudi untuk ke sekian kalinya melalui media keluhkan infrastruktur jalan Kabupaten yang ada di Desanya. Keluhnya, entah kenapa keluhan warga Desa Sumberbaru terkait infrastruktur jalan berkali-kali disampaikan namun tidak kunjung ada perhatian. Tentang infrastruktur dalam setiap Musrenbang diusulkan, komunikasi dengan anggota Dewan pun sudah dilakukan.

“Pada setiap ada Musren terkait jembatan dan jalan sudah diusulkan, komunikasi kepada anggota Dewan pun sudah dilakukan. Entah kenapa, sampai saat ini tidak ada tanda-tanda apapun usulan-usulan itu belum ada sama sekali”, tutupnya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *