Miris Bantuan Keuangan Desa provinsi Jawa Timur Untuk desa Aengmerah Diduga Tidak Jelas

KABAROPOSISI.NET|Sumenep – proyek bantuan keuangan desa (BK-desq) dari provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2025 yang lalu diduga sarat kejanggalan bahkan lokasi keberadaan nya tidak jelas, proyek BK yang dialokasikan untuk pemerintah desa Aengmerah, kecamatan Batuputih kabupaten Sumenep, ini belum jelas dan masih buram.

Pasalnya, hingga sekarang belum ditemukan tanda-tanda adanya pembangunan jalan aspal didesa tersebut, Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor. 100.3.3.1/324/013/2025 tentang Penetapan Pagu Anggaran Definitif Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa yang Diverifikasi oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2025, untuk Desa Aeng merah, ditetapkan sebagai salah satu penerima bantuan sebesar Rp 800 juta untuk Pembangunan Jalan Aspal.

Bacaan Lainnya

Namun ironisnya proyek pembangunan jalan aspal tersebut yang seharusnya sudah dinikmati dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, justru malah keberadaannya diduga tidak jelas lokasi pekerjaannya dimana.

Bahkan awak media mencoba keliling desa Aeng merah pada 16/01 hingga tak menemukan keberadaan pembangunan jalan aspal tersebut, bantuan keuangan yang seharusnya diberikan untuk infrastruktur jalan sebagai urat nadi perekonomian masyarakat setempat, malah diduga akan digarong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Salah satu perangkat desa Aengmerah mengaku belum mengetahui lokasi pekerjaan pembangunan jalan aspal, namun beliau mengetahui kalau bantuan keuangan BK desa yang dari pemerintah provinsi Jawa Timur Memang ada, karena hal tersebut sudah dimasukkan kedalam laporan siskudes nya. Untuk pekerjaannya saya tidak tahu dimana lokasinya, katanya saat dikonfirmasi.

Kepala desa Aengmerah Aengmerah saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp nya mengaku Sudah selesai dikerjakan semua, namun beliau saat diminta bukti photo dan lokasi pekerjaannya dimana sampai sekarang belum ada jawaban dari orang nomer satu didesa tersebut.

Hingga berita ini diposting, kepala desa Aengmerah belum memberikan jawaban yang memuaskan(mrw.har)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *