Blora Negeri Agraris, Yuyus Waluyo Ajak Pers Perkuat Kedaulatan Pangan

KABAROPOSISI.NET|Blora — Hari Pers Nasional menjadi momentum refleksi bagi banyak pihak, termasuk kalangan petani. Salah satunya datang dari anggota DPRD Blora, Yuyus Waluyo, yang dikenal memiliki latar belakang sebagai petani. Baginya, pers memiliki peran penting dalam mengawal masa depan daerah agraris seperti Blora.

Dalam wawancara khusus, Yuyus menegaskan bahwa Blora tidak bisa dilepaskan dari identitasnya sebagai wilayah agraris, di mana pertanian menjadi penopang utama kehidupan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Blora ini negeri agraris. Tanahnya hidup dari kerja petani. Karena itu, kedaulatan pangan harus menjadi pilar utama pembangunan daerah,” ujar Yuyus.

Menurutnya, kedaulatan pangan bukan hanya soal produksi hasil tani, tetapi juga menyangkut keberpihakan kebijakan, perlindungan petani, distribusi hasil pertanian, hingga kesadaran masyarakat untuk menghargai sektor pangan lokal. Ia menilai bahwa ketika petani kuat, ekonomi kerakyatan akan ikut tumbuh.

Yuyus juga melihat pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan pertanian. Ia berharap media tidak hanya memberitakan peristiwa politik atau ekonomi makro, tetapi juga konsisten mengangkat isu-isu pertanian, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan daerah.

“Pers punya kekuatan membangun kesadaran publik. Kalau pers ikut mengawal kedaulatan pangan, maka perjuangan petani tidak berjalan sendiri,” katanya.

Sebagai petani yang kini berada di lembaga legislatif Blora, Yuyus Waluyo mengaku ingin menjembatani aspirasi petani dengan kebijakan pemerintah daerah. Ia percaya bahwa ketahanan pangan Blora hanya bisa terwujud melalui kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pers.

“Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani. Ini tanggung jawab bersama. Pers adalah pengawal kebenaran sekaligus penguat semangat kemandirian pangan,” tambahnya.

Pada momentum Hari Pers Nasional 2026, Yuyus Waluyo menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang terus bekerja di lapangan, menghadirkan informasi yang jernih bagi masyarakat. Ia menilai pers memiliki peran strategis sebagai jembatan antara realitas rakyat dan arah kebijakan pembangunan, termasuk dalam sektor pertanian yang menjadi tulang punggung Blora.

Ia pun berharap insan pers tetap konsisten menjadi pengawal kebenaran dan suara masyarakat kecil. “Selamat Hari Pers Nasional. Semoga pers Indonesia semakin kuat, independen, dan terus berpihak pada kepentingan rakyat, khususnya dalam mengawal kedaulatan pangan dan ketahanan ekonomi daerah,” pungkasnya. (GaS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *