Antisipasi Kecelakaan Di Jalan, Forpimka Singojuruh Dan Tokoh Masyarakat Tambal Jalan Berlubang

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Kegiatan penambalan jalan berlubang secara mandiri ternyata tidak hanya dilakukan oleh kepolisian, melainkan dilakukan juga oleh Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka). Seperti yang terpantau awak media hari ini Rabu 11 Februari 2026, dilakukan oleh Forpimka Singojuruh.

Forpimka Singojuruh (Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si, Kapolsek Singojuruh AKP Ahmad Rudy, SH, Danramil 0825/13 Singojuruh Kapten Inf. Misdari). Bersinergi dengan Pemerrintah Desa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Kampung Siaga Bencana (KSB) Singomanjuruh, Pendamping PKH, dan tokoh masyarakat. Melakukan kegiatan penambalan jalan berlubang di beberapa ruas jalan Kabupaten yang rawan kecelakaan.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana disampaikan oleh Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, sehari sebelumnya dalam rapat internal terkait rencana kegiatan. Bahwa pada Senin malam 9 Februari 2026, melalui rapat zoom dapat arahan dari Asisten 1 dan Asisten 2. Untuk melaksanakan kegiatan penambalan jalan berlubang secara serentak semua Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi.

Selain itu menurut Camat Iwan Yos, kegiatan penambalan pada jalan berlubang merespon laporan masyarakat adanya kecelakaan tunggal karena jalan rusak atau berlubang.

Terlebih kata Camat bila cuaca hujan terjadi genangan air di jalan, tidak kelihatan mana yang berlubang atau tidak. Sehingga membuat pengguna jalan terutama yang mengendarai sepeda motor terperosok secara tiba-tiba.

Penambalan jalan berlubang oleh Forpimka Singojuruh tahap pertama ini, dilakukan di beberapa tempat yang rawan kecelakaan khususnya yang dalam lubangnya di Desa Kemiri dan Desa Sumberbaru. Masyarakat di dua Desa itupun menyambut baik adanya kegiatan tersebut, bahkan ada yang secara sukarela bergabung membantu bekerja. Tak hanya itu, sebagai bentuk apresiasi warga setempat ada yang meyediakan minuman dan cemilan walau sekadarnya.

Namun demikian masyarakat setempat tetap berharap kepada Pemkab Banyuwangi untuk melakukan perbaikan pada jalan rusak di desanya. Karena penambalan jalan yang dilakukan oleh Forpimka sifatnya tidak permanen yang dalam waktu tidak lama akan rusak lagi. Untuk kegiatan penambalan jalan berlubang tahap berikutnya yaitu Kamis 12 Februari 2026 akan dilakukan di Desa Singolatren dan Desa Padang. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *