Liputan Berujung Kekerasan, Wartawan di Probolinggo Tempuh Jalur Hukum

Probolinggo|kabaroposisi.net,-Seorang wartawan bernama Fabil Is Maulana diduga menjadi korban aksi kekerasan oleh oknum tak dikenal di halaman Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, Rabu (25/2/2026). Peristiwa itu terjadi sesaat setelah rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD dan Organisasi masyarakat (ormas).

Informasi didapat menyebutkan, RDP tersebut mengangkat isu maraknya aksi premanisme berkedok debt collector yang kerap beroperasi di sepanjang jalur Pantura Kraksaan–Probolinggo. Usai agenda itu, Fabil yang tengah menjalankan tugas peliputan diduga mengalami tindakan kekerasan.

Bacaan Lainnya

Tidak tinggal diam, pada Kamis (26/2/2026) Fabil bersama kuasa hukumnya mendatangi Polres Probolinggo untuk melaporkan kejadian tersebut. Pelaporan itu juga mendapat dukungan solidaritas dari rekan-rekan seprofesi dari berbagai media diwilayah Kabupaten/Kota Probolinggo.

Kuasa hukum korban, Ahmad Mukhoffi, menegaskan bahwa laporan yang diajukan bukan perkara sepele. Ia menyebut kliennya menjadi korban dugaan pengeroyokan.

“Kami melaporkan dugaan tindak pidana yang dilakukan secara bersama-sama terhadap Mas Fabil. Identitas pelaku masih kami sebut Mister X,” ujarnya

Menurut Mukhoffi, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang menjalankan tugas jurnalistik. Karena itu, ia menilai perkara ini tidak hanya menyangkut tindak kekerasan biasa, tetapi juga berkaitan dengan perlindungan terhadap insan pers.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap identitas pelaku dan memproses perkara secara profesional dan transparan. (Wn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *