KABAROPOSISI.NET|Tulungagung – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam meningkatkan kualitas infrastruktur kembali ditegaskan melalui langkah nyata di lapangan. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, turun langsung meninjau kondisi ruas jalan yang rusak di Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, dan Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut, pada Sabtu (21/2/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas berbagai keluhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kerusakan jalan yang dinilai cukup parah dan membahayakan pengguna. Dalam kunjungan itu, Bupati didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus memantau kesiapan teknis pelaksanaan perbaikan.
Di sejumlah titik, tampak permukaan jalan berlubang, retak, dan bergelombang. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan ketika lubang tertutup genangan air. Warga setempat mengaku kerusakan jalan telah berlangsung kurang lebih lima tahun dan semakin memburuk dari waktu ke waktu.
Kerusakan infrastruktur tersebut berdampak luas terhadap aktivitas masyarakat. Para pelajar harus ekstra hati-hati saat berangkat dan pulang sekolah. Para pekerja dan pelaku usaha pun mengalami keterlambatan distribusi barang maupun mobilitas harian. Situasi ini tentu memengaruhi produktivitas serta roda perekonomian warga di kedua wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa perbaikan jalan sebenarnya telah dianggarkan melalui pemerintah pusat. Namun proses administrasi dan tahapan teknis yang harus dilalui menyebabkan pekerjaan baru dapat direalisasikan pada Senin (23/2/2026).
“Pekerjaan akan segera dimulai hari Senin. Kami memahami keresahan masyarakat dan memohon kesabaran selama proses pengerjaan berlangsung. Perbaikan ini membutuhkan waktu agar hasilnya maksimal dan berkualitas,” ujarnya di hadapan warga.
Melalui Kepala Dinas PUPR, dijelaskan bahwa pengerjaan ruas jalan tersebut diperkirakan memakan waktu kurang lebih empat bulan hingga tuntas. Selama masa perbaikan, akan dilakukan pengaturan lalu lintas secara bertahap guna meminimalisir kemacetan dan menjaga keselamatan pengguna jalan.
Bupati juga mengimbau masyarakat Desa Sambirobyong dan Desa Pulotondo untuk tetap mendukung proses pembangunan ini. Ia menyadari bahwa pengerjaan jalan berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan sementara, terlebih menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya. Namun demikian, langkah ini dinilai penting demi keselamatan dan kenyamanan jangka panjang.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan bahwa pembangunan dan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Jalan yang baik dan layak tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi distribusi hasil pertanian, perdagangan, serta aktivitas sosial lainnya.
Dengan dimulainya proyek perbaikan ini, diharapkan akses transportasi masyarakat kembali lancar, aman, dan nyaman. Pemerintah optimistis, infrastruktur yang memadai akan menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan kesejahteraan serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Tulungagung.(hanik)






