Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Kegiatan Safari Ramadhan Forpimka Singojuruh hari ke 8 puasa Ramadhan 1447 H, giliran Masjid Baitul Abror Desa Cantuk yang dikunjungi. Seperti sebelumnya membersamai Forpimka para pejabat instansi vertikal diantaranya Kepala KUA, Koordinator PLKB, dan Kepala Puskesmas Singojuruh. Dari unsur organisasi keagamaan turut hadir Ketua MWC dan Banom NU serta MUI Kecamatan Singojuruh.
Forpimka Singojuruh juga yang lainnya melaksanakan sholat isyak dan sholat tarawih bersama masyarakat Desa Cantuk. Pengamatan media, antusias masyarakat Desa Cantuk, luar biasa menyambut silaturrahmi Forpimka Singojuruh yang dikemas dengan kegiatan Safari Ramadhan tersebut. Yang patut diapresiasi, ruang utama juga serambi Masjid Baitul Abror di hari ke-8 puasa Ramadhan masih terlihat penuh dengan jamaah.
Dalam Safari Ramadhan seperti yang dilaksanakan di beberapa Masjid sebelumnya Forpimka Singojuruh. Gandeng Tim Kesehatan Puskesmas Singojuruh untuk memberikan layanan cek kesehatan secara gratis untuk masyarakat Desa Cantuk. Tak hanya itu, Safari Ramadhan Forpimka Singojuruh diwarnai dengan pemberian santunan kepada beberapa anak yatim dan kaum duafa.
Usai sholat tarawih Pemdes Cantuk melalui pengurus Takmir, membuka ruang ramah tamah antara Forpimka dengan masyarakat. Yang mana pada kesempatan tersebut, Ketua Takmir Masjir Baitul Abror mengucakan terima kasih atas kunjungan Safari Ramadhan Forpimka Singojuruh. Ketua Takmir berharap Safari Ramadhan menjadi motifasi bagi masyarakat Cantuk untuk lebih istiqomah beribadah memakmurkan Masjid.
Imam Gojali selaku Kepala Desa Cantuk, dalam sambutan penghormatannya, katakan bahwa Safari Ramdhan oleh Forpimka ke desanya. Merupakan suatu kehormatan dan jadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Desa Cantuk. Imam Gojali mengajak masyarakatnya, untuk memanfaatkan bulan Ramadhan untuk lebih banyak bermunajad dan berserah diri kepada Allah Swt. Sebagaimana sering dibacakan dalam sholat “innas sholati wanusuki wamahyaya wama maati lillahi robbil alamiin”.
Melalui moment itu pula Imam Gojali selaku Kepala Desa, sampaikan aspirasi yaitu keluhan masyarakatnya soal infrastruktur jalan yang rusak. Harapannya kepada Camat Singojuruh, untuk meneruskan aspirasi masyarakatnya ke Dinas terkait Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si, seperti biasanya karena masih baru bertugas sebagai Camat Singojuruh, awali sambutannya dengan perkenalan. Camat jelaskan bahwa tujuan dari Safari Ramadhan adalah memperkuat tali silaturrahmi. Membangun komunikasi, sinergi, dan kolaborasi yang baik antara ulama dan umaro, sehingga terwujud harmonisasi masyarakat dengan pemerintah.
Lanjut Camat Iwan Yos sosialisasi peluncuran program Lapor Camat oleh Bupati Banyuwangi. Yang mana melalui program Lapor Camat, masyarakat bisa interaksi langsung saluran telephone, atau Whats-App. Menyampaikan aduan, keluhan baik terkait masalag pelayanan, maupun sosial kemasyarakatan lainnya. Camat juga mrespon keluhan masyarakat Desa Cantuk soal permintaan adanya perbaikan jalan rusak. Akan tindak lanjuti koordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Banyuwangi.
Selanjutnya Camat infprmasikan juga tentang program Banyuwangi Asri (Aman Sehat Resik dan Indah) yang merupakan alselerasi program yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Di akhir sambutannya, Camat berpesan kepada masyarakat Desa Cantuk untuk perkuat persaudaraan. Jangan sampai terjadi perpecahan demi terciptanya kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan kondusif.
Danramil 0825/13 Singojuruh Kapten Inf. Misdari pada kesempatan tersebut singgung soal Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Disebutnya Desa Cantuk belum terpenuhi ketersediaan lahan untuk bangunan gedung KDMP nya. Oleh karena utu Danramil mohon bantuan solusi kepada Kepala Desa Cantuk, untuk cari solusi ketersediaan lahan KDMP.
Sementara Kapolsek AKP Achmad Rudy, SH, menghimbau masyarakat Desa Cantuk untuk lebih ketat dan tegas menjaga dan mengawasi anak-anak muda. Terlebih di Desa Cantuk sempat ada kegiatan anak-anak yang bisa merugikan diri sendiri juga orang lain yaitu perang sarung. Kata Kapolsek, kalau hanya kain sarung yang pukulkan tidak seberapa berbahaya. Tapi kalau kain sarung diisi batu kena wajah, dijamin korbannya masuk rumah sakit bahkan terancam jiwanya.
Kapolsek dengan tegas dan sepertinya sedikit lebih serius ketika menghimbau agar anak-anak muda di Desa Cantuk jauh dari narkoba. Dihimbau juga untuk tidak mudah melibatkan diri dalam sebuah organisasi atau perkumpulan yang tidak punya manfaat positif bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain.
Ketua MWC NU Kecamatan Singojuruh Alwi Mudhofir, menegaskan bahwa MWC NU berkomitmen untuk berkhidmat bersama, dan berkolaborasi antara ulama dan umaro di wilayah Kecamatan Singojuruh. Diinformasikan juga oleh Mudhofir, bahwa ada beberapa organisasi internal NU yang bisa memberi manfaat kepada ummat. Mulai dari urusan kebutuhan kesehatan, pendidikan, dan fasilitas pengurusan sertifikat tabah wakaf dan tempat ibadah. (r35).






