Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Optimis Produksi Padi Tahun 2026 Meningkat

KABAROPOSISI.NET|Jombang – Dinas Pertanian Kabupaten Jombang perkirakan produksi padi daerah akan mengalami peningkatan pada musim panen mendatang. Prediksi tersebut didasarkan pada luasan tanam yang relatif merata serta kondisi pertanaman padi yang dinilai cukup baik di hampir seluruh wilayah kecamatan.

Kepala Dinas Pertanian Jombang, M. Rony, menyebutkan bahwa luas panen padi pada musim ini ditargetkan mencapai sekitar 30.000 hektare. Capaian tersebut diharapkan mampu mendongkrak produksi sekaligus menjaga ketersediaan beras di tingkat daerah. “Dengan luasan panen yang cukup besar dan sebarannya hampir merata, kami optimistis produksi padi tahun ini akan lebih tinggi,” kata Rony.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, puncak panen raya diperkirakan terjadi pada pertengahan Maret hingga awal April 2026. Menurutnya, periode tersebut menjadi fase krusial karena sebagian besar areal sawah di Jombang memasuki masa panen secara bersamaan. “Perkiraan kami, puncak panen akan berlangsung sekitar pertengahan Maret sampai awal April, dan lokasinya tidak terfokus di satu kecamatan saja,” ujarnya.

Dari sisi produktivitas, Disperta memproyeksikan hasil gabah kering panen (GKP) rata-rata mencapai sekitar tujuh ton per hektare. Angka tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan musim sebelumnya.

“Jika dikonversi menjadi gabah kering giling, hasilnya bisa berada di kisaran 6,4 ton per hektare. Ini menandakan adanya perbaikan produktivitas. Peningkatan produksi ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan daerah, tetapi juga berpotensi memperbaiki kesejahteraan petani. Pemerintah daerah, akan terus melakukan pendampingan teknis untuk memastikan keseluruhan proses hingga panen berjalan dengan optimal,” pungkas Rony.(tyas)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *