BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Sepulu, bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Sepulu, sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosial dan kebersamaan yang penuh makna. Acara yang meliputi santunan anak yatim, pembagian takjil gratis, dan buka puasa bersama ini berlangsung meriah pada Ahad, 8 Maret 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut dipusatkan di depan Kantor Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Sepulu, menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian yang kuat di kalangan tenaga pendidik dan masyarakat setempat. Antusiasme terlihat jelas dari partisipasi berbagai pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara ini.

Titik fokus utama kegiatan sosial adalah pembagian santunan kepada 40 anak yatim. Mereka berasal dari berbagai sekolah yang tersebar di seluruh Kecamatan Sepulu, menunjukkan upaya kolektif untuk menjangkau sebanyak mungkin anak-anak yang membutuhkan dukungan.
Kusaeri, S.Pd.SD., M.Pd, selaku Ketua PGRI Kecamatan Sepulu, menjelaskan tujuan mulia di balik santunan ini. “Santunan anak yatim ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi mereka, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kusaeri menekankan aspek dukungan moral. “Kami ingin memberikan dukungan moral agar mereka merasa disayangi dan tidak merasa sendirian dalam menjalani kehidupan,” tambahnya, dengan harapan anak-anak yatim ini selalu merasakan kehadiran dan perhatian dari lingkungan sekitar.
Selain itu, Kusaeri menegaskan bahwa kegiatan ini juga memiliki misi yang lebih luas. “Kegiatan ini bertujuan untuk memupuk solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian masyarakat, serta menjadi ladang ibadah untuk mencari keridaan Allah SWT,” jelasnya, menyoroti dimensi spiritual dan komunal acara ini.
Setelah prosesi santunan, suasana semakin semarak dengan pembagian takjil gratis. Sebanyak 500 bungkus takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di depan Kantor Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Sepulu.
Inisiatif pembagian takjil ini merupakan wujud nyata dari semangat berbagi di bulan suci Ramadan, memperlihatkan kepedulian penyelenggara terhadap sesama yang sedang menjalankan ibadah puasa. Aksi ini disambut hangat oleh warga sekitar.
Puncak kegiatan ditutup dengan acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh anggota pengurus PGRI Kecamatan Sepulu. Momen kebersamaan ini menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi di antara para pendidik.
Sayadi, S.E., M.Pd, Penilik PAUD sekaligus Pembina PGRI Kecamatan Sepulu, menyampaikan pandangannya mengenai buka puasa bersama. “Buka puasa bersama ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kesetiakawanan, empati, dan mempererat tali persaudaraan antaranggota PGRI serta guru-guru di Kecamatan Sepulu,” kata Sayadi.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya santunan anak yatim dari perspektif pembinaan karakter. “Pemberian santunan anak yatim dilakukan untuk memberikan perhatian emosional dan pembinaan karakter agar anak-anak ini tetap optimis dan memiliki harapan yang sama dengan anak-anak yang lain,” pungkasnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PGRI dan KKKS Kecamatan Sepulu tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan harapan bagi masa depan generasi penerus bangsa. (Sul)






