Gereja Gelar Bakti Sosial di Mlangsen, Usung Semangat Sejahtera Kabupaten, Sejahtera Kita

KABAROPISISI.NET|Blora – Semangat kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh generasi muda lintas komunitas melalui kegiatan bakti sosial Gempita yang digelar di Kelurahan Mlangsen, Kecamatan Blora. Kegiatan yang mengusung visi “Sejahtera Kabupaten, Sejahtera Kita” tersebut merupakan bagian dari program kerja Sama Generasi, wadah kepemudaan yang berfokus pada aksi nyata membantu masyarakat.

Pelaksana kegiatan, Daniel Pingardi Yoewono, menjelaskan bahwa Gempita merupakan singkatan dari “Generasi Memberkati dan Peduli Kota.” Meski saat ini kegiatan difokuskan di tingkat kabupaten, pihaknya optimistis bahwa upaya kesejahteraan masyarakat dapat dimulai dari lingkup terkecil.

Bacaan Lainnya

“Ini kan Kabupaten Blora, maka visi kami sejahtera kabupaten, sejahtera kita. Untuk mewujudkannya ada lima misi utama yang kami jalankan,” ujar Daniel di sela kegiatan, Senin (9/4/2026).

Ia menjelaskan, misi pertama adalah kepedulian di bidang pendidikan. Dalam program ini, pihaknya berkolaborasi dengan BIKNAS dan menghadirkan tenaga ahli untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk pelatih dari jejaring Profesor Yohanes Surya dalam bidang matematika. Selain itu, pendidikan karakter juga diberikan melalui berbagai pelatihan dan kegiatan nonformal.

Misi kedua adalah kepedulian terhadap kesehatan melalui program Gempita, yang menghadirkan relawan tenaga medis untuk memberikan layanan pengobatan gratis kepada masyarakat. Sementara misi ketiga adalah kepedulian sosial yang diwujudkan melalui kegiatan penggalangan dana dan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk saat terjadi bencana.

Selanjutnya, misi keempat menyasar kepedulian terhadap lingkungan. Daniel menuturkan bahwa saat pandemi COVID-19 pihaknya sempat melakukan penyemprotan disinfektan secara masif hingga menjangkau satu kota. Kini kegiatan tersebut berkembang menjadi edukasi pembuatan pupuk probiotik dari limbah tanaman dan sisa-sisa pasar agar masyarakat lebih peduli terhadap pengelolaan lingkungan.

“Misi kelima adalah peduli kasih, yang menyasar kebutuhan internal warga Gereja Bethel Indonesia (GBI) Representative of Christ Kingdom (ROCK) seperti santunan maupun bantuan pemakaman bagi warga yang meninggal dunia,” tambahnya.

Untuk kegiatan di Kelurahan Mlangsen kali ini, panitia menargetkan sekitar 150 penerima manfaat. Daniel mencontohkan bahwa di daerah lain seperti Mojokerto, program serupa telah berkembang hingga menjangkau 18 kelurahan termasuk wilayah pinggiran kota.

“Kabupaten Blora baru tersentuh, tetapi kami berharap ke depan dapat berkembang lebih luas. Kami juga akan berkonsultasi dengan Bupati Blora agar program ini dapat berjalan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Mlangsen, Evi Kartikasari, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kepedulian pihak gereja yang beberapa kali telah berbagi kasih dengan masyarakat di wilayahnya.

“Ini sudah beberapa kali pihak gereja berbagi kasih dengan warga Kelurahan Mlangsen. Warga menyambut baik hubungan yang harmonis ini. Semoga kegiatannya semakin diberkati dan kebersamaan kita semakin erat,” ujarnya.

Ketua Panitia Gempita, Agus Subianto, berharap kegiatan bakti sosial ini dapat menjadi agenda rutin. Menurutnya, kegiatan tersebut sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.

“Harapan kami ke depan, kegiatan ini bisa kembali berjalan rutin, bahkan jika memungkinkan setiap bulan. Semoga bantuan yang diberikan juga semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan warga,” pungkasnya.(GaS)

Pos terkait