KABAROPOSISI.NET|Jombang – Mudik Lebaran merupakan salah satu momen dengan mobilitas masyarakat yang tinggi pada setiap tahunnya,. ASTRA Tol Jombang – Mojokerto (ASTRA Tol Jomo) sebagai penyedia infrastruktur publik memastikan kesiapan layanan untuk mendukung perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar menuju kampung halaman.
Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, tol Jombang – Mojokerto diperkirakan akan dilalui sekitar 1,14 juta kendaraan, meningkat sekitar 1,45% dibandingkan dengan tahun 2025. Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan tersebut, ASTRA Tol Jomo menyiapkan sejumlah langkah strategis guna memastikan kenyamanan perjalanan para pemudik.
Presiden Direktur ASTRA Tol Jomo, Firdaus Azis menyampaikan bahwa keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama selama Lebaran tahun ini. Hingga H-6 Lebaran (15 Maret 2026), tercatat sekitar 171 ribu kendaraan telah melintas di ruas tol ini, meningkat 8,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. “Untuk menghadapi tingginya mobilitas, ASTRA Tol Jomo berkolaborasi dengan Polda Jatim III untuk menerapkan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan macet. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan tambahan 10 mobile reader di gerbang tol untuk mengurai kepadatan lalu lintas,” papar Firdaus.
Petugas operasional sebanyak 200 orang telah disiagakan, dan layanan lalu lintas dilengkapi dengan 3 mobil patroli, 1 mobil rescue, 2 ambulans, serta 4 mobil derek untuk mengatasi berbagai kemungkinan.
Kenyamanan pengguna jalan juga menjadi fokus utama dalam persiapan kali ini. ASTRA Tol Jomo bekerja sama dengan Pertamina untuk menyediakan SPBU modular di Rest Area Teras Melati KM 695 A dan Teras Dipa KM 678 B yang akan beroperasi mulai 9 Maret hingga 31 Maret 2026.
Untuk pengguna kendaraan listrik, tersedia juga Ultra Fast EV Charging Station (120 kw) di Rest Area Teras Melati KM 695 Α. Selain itu, jalan tol Jombang-Mojokerto juga dilengkapi dengan 124 CCTV yang terpasang di sepanjang jalur tol, rest area, dan gerbang tol. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan keamanan perjalanan pemudik. “Pekerjaan perbaikan jalan juga dipastikan tidak ada mulai H-10 hingga H+10 Lebaran. Untuk menunjang keamanan, perambuan dan penerangan jalan juga dipastikan berfungsi dengan baik,” jelas Firdaus Azis.
Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, ASTRA Tol Jomo melakukan pembersihan drainase secara rutin, penguatan lereng di beberapa titik, serta pemeliharaan saluran penangkap air untuk mencegah banjir. “Pompa juga telah disiapkan di titik-titik rawan banjir. Semua langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar tanpa gangguan cuaca. Untuk informasi lebih lanjut hubungi:Dela RositaCorporate Communication, Business Development & Institutional RelationsASTRA Infra Toll Road Jombang – MojokertoTel: (0321) 887.200,”pungkas Firdaus Azis.(tyas)






