Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Beredar kabar bahwa pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-3 DPC PERADI SAI (Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia) Banyuwangi Raya akan digelar pada tanggal 30 Mei 2026 akan datang. Meski masih sekira 2 bulan lagi aroma kompetisi siapa-siapa yang akan jadi kandidat calon pemimpinnya sudah mulai menyebar.
Sebagaimana dilansir dalam sebuah pemberitaan di salah satu media, disebut salah satu kandidat calon yang akan ikut berkompetisi dalam pemilihan Ketua DPC PERADI SAI Banyuwangi Raya adalah Dr. Adi Cahyono, S. Sos., SH., MH. Sosok Advokat yang satu ini diketahui selain aktif dalam dunia kepengacaraan (Lawyer), juga menekuni sebagai seorang Hakim Arbiter. Dan sampai sekarang yang bersangkutan masih menjabat sebagai Wakil Ketua di PERADI SAI Banyuwangi.
Mendengar informasi tersebut awak media mencoba gali keterangan kepada Adi Cahyono tentang kebenaran atas dirinya maju jadi salah satu kandidat calon Ketua PERADI SAI Banyuwangi Raya. Dan juga pertanyakan apa yang mejadi motivasi, visi dan misi dirinya sehingga punya niatan maju turut berpartisipasi dalam proses demokrasi pada Muscab DPC PERADI SAI Banyuwangi Raya tersebut.
Dalam keterangannya Senin 16 Maret 2026 kepada awak media Adi Cahyono membenarkan bahwa dirinya akan berpartisipasi mewarnai proses demokrasi pemilihan Ketua DPC PERADI SAI Banyuwangi Raya pada Muscab mendatang. Menurutnya, motivasi dirinya maju sebagai salah satu kandidat calon Ketua di organisasinya, tidak untuk menunjukkan siapa yang paling bisa dan paling baik memimpin organisasi. Dalam sebuah organisasi dinamika pergantian pemimpin sudah hal yang biasa, yang tentu tujuannya sama agar organisasi tetap solid dan sehat.
Lanjut argumennya, bahwa soal kepemimpinan bukan hanya terkait dengan aspek teknis namun juga memerlukan ketrampilan manajerial yang mencakup motivasi, bimbingan, dan manajemen hubungan kerja. Adi Cahyono meyakini bahwa dengan dirinya yang selama ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PERADI SAI Banyuwangi, setidaknya jadi modal dasar untuk ikut berkompetisi. Adi Cahyono juga mengakui bahwa kandidat yang lain pun punya kemampuan yang tidak diragukan dalam berorganisasi.
Kalau bicara soal visi misi kata Adi Cahyono secara umum tidak ada perbedaan yang menonjol antar kandidat. Pada prinsipnya sama penekanannya pada keberlanjutan organisasi. Yang memegang teguh prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, bertanggung jawab yang muaranya adalah kesinambungan dan keberhasilan organisasi dalam menghadapi tantangan yang terus berubah.
Diakhir penyampaiannya Adi Cahyono mohon doa dan dukungan kepada semua pihak, dengan harapan pelaksanaan Muscab Ke-3 DPC PERADI SAI Banyuwangi mendatang berjalan lancar dan aman. Dan berharap juga agar semua pihak untuk menghormati proses demokrasi dalam artian apapun hasilnya dan siapapun yang terpilih itulah yang terbaik bagi keluarga besar DPC PERADI SAI Banyuwangi Raya. (r35).






