KABAROPOSISI.NET|Jakarta – Sejumlah Taruna Akademi Kepolisian melaksanakan kegiatan penyuluhan Mudik Aman, sosialisasi layanan kepolisian 110, serta pembagian takjil kepada masyarakat di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan yang dilakukan Taruna Akademi Kepolisian angkatan 58, 59, dan 60 yakni BKT. Devan Efrain Hutabarat, BKT. Tribrata Putra Sambo, BKT. Andika Rizky Nugroho, BKT. Daniel Damanik, BKT. Reinhart Josua, BKT. Haekal Husein, BT. Muhamad Rashya Arrafi Resdianto, BT. Satrio Akbar Nugroho, BT. Aloysius Rakha Rajendra, BT. Farrel Rayhan Asael, BT. Hazel Akhmad Raksanegara, BT. Almer Fatih, BT. Bizaropharsa Azayaka Nabil, ABT. Fasya Fernanda Islamy, dan ABT. Elfiantara Baskara ini menyasar para pengemudi ojek online dan masyarakat pengguna Jalan Raya Arteri Daan Mogot. Dalam pelaksanaannya, para taruna memberikan edukasi terkait pentingnya keselamatan berkendara saat mudik, kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, serta pemanfaatan layanan call center 110 sebagai sarana pengaduan maupun permintaan bantuan kepada kepolisian.
Selain itu, para taruna juga membagikan paket takjil kepada pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan pengemudi ojek online di sekitar lokasi.
Perwakilan Taruna Akpol, Muhamad Rashya Arrafi Resdianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan selama musim mudik.
“Tujuan utama kami adalah mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan saat mudik Lebaran,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sosialisasi layanan 110 menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui akses cepat untuk mendapatkan bantuan kepolisian kapan pun dibutuhkan.
“Kami juga memperkenalkan layanan 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk menghubungi kepolisian secara cepat dalam situasi darurat,” sambungnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara Taruna Akpol dan para pengemudi ojek online sebagai bentuk kebersamaan dan kedekatan Polri dengan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat makin memahami pentingnya keselamatan berkendara serta memanfaatkan layanan kepolisian yang tersedia, sehingga tercipta situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif.(hanik)






