Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Pada hari ke -6 Idul Fitri 1447 H, tepatnya Kamis 26 Maret 2026, Pemerintah Kecamatan Singojuruh adakan acara Halal Bi Halal. Hadir dalam acara tersebut komponen pejabat vertikal se Kecamatan Singojuruh diantaranya Kapolsek Singojuruh, Danramil Singojuruh (Perwakilan), Kepala KUA Singojuruh, Korwilker Satdik Singojuruh, Ko. PLKB, Ko. BPP, Korsda Singojuruh, dan Kepala Desa se Kecamatan Singojuruh.
Terlihat juga kehadiran Ketua MWC NU Singojuruh, Perwakilan MUI Singojuruh, Pendamping Desa dan Pendamping PKH. Sebagai penceramah dihadirkan tokoh ulama KH. Habib Toha Pengasuh Pondok Pesantren Darul Anwar Desa Padang Kecamatan Singojuruh. Dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si dalam sambutannya, awali dengan menyampaikan “Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” atas nama pribadi juga instansinya. Camat Iwan Yos lanjut katakan bahwa selama satu bulan menjalankan ibadah puasa melatih kesabaran. Diharapkan setelah lebaran kesabaran yang sudah terlatih selama bulan puasa, tidak hilang tetap melekat. Karena katanya, ke depan tantangan dan tugas selaku aparatur pemerintahan melayani masyarakat semakin besar butuh kerja keras juga kesabaran.
Berikut Camat Iwan Yos di kesempatan tersebut singgung soal banyaknya kritik dan keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan. Merespon hal tersebut Camat sampaikan kutipan sambutan Bupati Banyuwangi pada saat melaksanakan sholat Idul Fitri.
“Sebagaimana disampaikan oleh Ibu Bupati, bagaimana kita bergerak bersama seluruh pihak demi perubahan yang nyata. Terkait infrastruktur jalan Ibu Bupati mohon maaf jika dalam perjalanan mudik atau aktifitas sehari-hari, masih ada ruas jalan yang kurang nyaman. Karena panjang jalan di Kabupaten Banyuwangi kurang lebih 2500 Km terpanjang di Jawa Timur. Jalan yang dengan kondisi yang baik baru 1926 Km masih tersisa 574 Km yang belum penanganan”.
Di sisi yang lain kata Camat Bupati menyampaikan bahwa, dana transfer dari pusat ke Pemerintah Daerah terpangkas cukup besar yaitu sebesar 665 M. Sehingga Pemerintah Daerah melakukan efisiensi angaran di semua lini dan semua sektor. Disampaikan juga, kerusakan jalan telah menjadi fenomena nasional di berbagai wilayah di Indonesia. Hujan ekstrim berkepanjangan serta kebijakan pemangkasan anggaran nasional membuat ruang gerak Pemerintah Daerah serba terbatas.
“Namun demikian Ibu Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Banyuwangi tetap berkomitmen untuk menuntaskan perbaikan jalan secara bertahap. Di mana Pemda akan melakukan re prioritas anggaran untuk memastikan mobilitas ekonomi masyarakat lancar. Ibu Bupati juga mohon doa agar Banyuwangi dijauhkan dari marabahaya, masyarakatnya semakin rukun guyub dan ekonomi tumbuh semakin kuat ke depannya. Selajutnya Ibu Bupati mengajak jaga kerukunan ini, karena modal besar pembangunan adalah kerukunan kebersamaan dan gotong royong”, papar Camat Iwan Yos sampaikan kutipan pidato Bupati Banyuwangi.
Di akhir sambutannya Camat Iwan Yos mengajak semua pihak di Kecamatan Singojuruh untuk perkuat sinergi membangun Kecamatan Singojuruh lebih baik lagi. Camat semangati hadirin untuk mewujudkan jargon yang dicanangkannya yaitu Singojuruh Bisa.
Sementara KH. Habib Toha dalam tausiahnya sampaikan soal diwajibkan umat islam menjalankan ibadah puasa sebagaimana pernah dilakukan oleh umat manusia sebelumnya. Habi Toha sampaikan bahwa ending dari melaksanakan ibadah puasa hanya satu yaitu agar bertaqwa kepada Allah Swt. Habib Toha sebutkan ciri-ciri orang yang bertaqwa ada 5 diantaranya pertama iman kepada hal yang ghaib, kedua istiqomah melaksanakan sholat, ketiga suka beramal, ke empat mampu menahan amarah, dan ke lima mau memaafkan kesalahan orang lain. (r35).






