KABAROPOSISI.NET|Madiun, – Pengukuhan Ketua Umum dan Ketua Dewan Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate berlangsung khidmat di Madiun dan dihadiri unsur Forkopimda serta sejumlah tamu kehormatan dari berbagai instansi pemerintah dan tokoh nasional. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas organisasi serta menjaga nilai persaudaraan dan budaya pencak silat sebagai warisan bangsa.
Dalam prosesi pengukuhan, Ketua Umum PSHT resmi dijabat oleh R. Moerjoko, sementara Ketua Dewan Pusat PSHT dijabat oleh Isbianto. Prosesi pengukuhan dilaksanakan secara khidmat dengan dihadiri para pengurus pusat, tokoh sesepuh, serta perwakilan warga PSHT dari berbagai daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Madiun, Dandenpom, Bupati Madiun, serta Plh Wali Kota Madiun. Selain itu, hadir pula tamu kehormatan di antaranya Achmad Sahur dari Bakamla RI, Dony dari Bakesbangpol, Suwandi, Joko Widodo dari Kementerian Kebudayaan, Ari, Hendra A.W dari Denpom V Madiun, Laksda TNI (Purn) Supardi, serta Wahyu P selaku Ketua Komisi Khusus.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PSHT menyampaikan bahwa amanah kepemimpinan merupakan tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga nama baik PSHT sebagai organisasi pencak silat yang memiliki sejarah panjang dalam membangun karakter dan persatuan bangsa.
Sementara itu, Ketua Dewan Pusat PSHT menegaskan bahwa Dewan Pusat memiliki tanggung jawab dalam menjaga ajaran, nilai, serta aturan organisasi agar tetap berjalan sesuai dengan tujuan luhur Persaudaraan Setia Hati Terate, yaitu membentuk manusia berbudi pekerti luhur, tahu benar dan salah, serta berjiwa persaudaraan.
Kegiatan pengukuhan berlangsung tertib, aman, dan penuh khidmat, serta menjadi simbol komitmen bersama antara organisasi, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas serta persatuan masyarakat, khususnya di wilayah Madiun yang dikenal sebagai pusat perkembangan Persaudaraan Setia Hati Terate.
Dengan pengukuhan kepengurusan baru ini, diharapkan Persaudaraan Setia Hati Terate dapat semakin solid, berkontribusi positif bagi masyarakat, serta terus melestarikan budaya pencak silat sebagai bagian dari warisan budaya bangsa Indonesia.(Djr/jti)
