IPSI Blora Fokus Benahi Program Kerja, Pembinaan Atlet hingga Wasit Juri Jadi Prioritas

KABAROPOSISI.NET|Blora – Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Blora menggelar kegiatan halal bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum konsolidasi untuk memperkuat arah program kerja organisasi ke depan.

Ketua Umum IPSI Kabupaten Blora, Yuyus Waluyo juga anggota DPRD Komisi B dapil IV fraksi Nasdem, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan program kerja menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pencak silat di Blora. Ia menyebut, fokus utama organisasi ke depan adalah pembinaan atlet secara berkelanjutan, peningkatan kualitas pelatih, serta penguatan kapasitas wasit dan juri.

Bacaan Lainnya

Menurut Yuyus, tantangan geografis di Kabupaten Blora juga menjadi pertimbangan penting dalam menyusun program. Ia mencontohkan jarak antar wilayah yang bisa mencapai 60 hingga 70 kilometer, sehingga diperlukan perencanaan matang agar seluruh kegiatan pembinaan dan kompetisi dapat berjalan efektif dan merata.

Selain itu, ia menyoroti keragaman latar belakang anggota IPSI Blora yang berasal dari berbagai daerah dan struktur kepengurusan. Kondisi ini dinilai sebagai potensi besar, namun juga membutuhkan koordinasi yang solid agar seluruh program kerja dapat berjalan selaras dan tidak tumpang tindih.

“Program kerja ke depan harus jelas dan terarah. Pembinaan atlet, pelatihan pelatih, serta peningkatan kualitas wasit dan juri menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” tegas Yuyus.

Ia juga mengajak seluruh anggota IPSI Blora untuk menjaga kekompakan dan terus membangun komunikasi terbuka demi kemajuan bersama. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi fondasi penting dalam menjalankan setiap program organisasi.

Di akhir kegiatan, Yuyus menyampaikan harapan agar seluruh program kerja IPSI Blora dapat berjalan optimal, melahirkan atlet-atlet berprestasi, serta membawa nama daerah lebih dikenal melalui pencak silat. Ia menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak lepas dari kerja sama seluruh elemen yang terlibat.(GaS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *