SMPN 1 Singojuruh Butuh Perluasan Lahan, Demi Kenyamanan Siswa dan Masyarakat

Oplus_131072

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Salah satu Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) di wilayah Kecamatan Singojuruh yang jumlah siswanya banyak adalah SMPN 1 Singojuruh. Tak ayal bila pada jam-jam tertentu jalur raya Desa Singojuruh menuju Desa Padang dan Singolatren ramai dengan lalu-lalang siswa-siswi menyumbang kepadatan lalu-lintas jalan raya di wilayah Kecamatan Singojuruh dan sekitarnya.

Pantauan media yang terlihat kurang nyaman adalah pergerakan keluar masuk siswa di jalan menuju SMPN 1 Singojuruh. Lebar jalan yang tidak memadai menciptakan kerumunan tidak segar sehingga kerap kali di luar kendali saat muntah ke jalan raya. Maka tak jarang terjadi kecelakaan di jalur raya pintu keluar siswa dari lingkungan sekolah.

Bacaan Lainnya

Menjadi semakin masif kerumunan dan berdesakan, siswa yang berjumlah 811, ditambah pergerakan wali murid berikut kendaran antar jemput anaknya. Belum lagi bila ada kegiatan masyarakat menggunakan fasilitas jalan, karena trotoar rumahnya bersebelahan langsung dengan bibir jalan. Potensi adanya persoalan antara lingkungan sekolah dengan masyarakat niscaya adanya. Satu contoh yang baru-baru ini terjadi, terlepas apa persoalanya ada upaya penutupan jalan menuju sekolah oleh oknum warga.

Mungkin atas dasar itu Kepala SMPN 1 Singojuruh Hj. Lilik Subekti, M. Pd., Kons, layangkan surat permohonan luas lahan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi pada 23 Desember 2022. Spesifik keperluannya adalah perluasan jalan akses keluar masuk siswa-siswi yang sempit dan berbagi dengan aktivitas masyarakat. Informasinya surat permohonan dari SMPN 1 Singojuruh sudah ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi kepada Bupati Banyuwangi tertanggal 3 Januari 2023.

Syahwat keinginan Lilik Subekti selaku Kepala SMPN 1 Singojuruh akan adanya perluasan lahan yang spesifiknya pelebaran jalan. Kembali diungkapkan dihadapan Forpimka Singojuruh juga kepada Suwito anggota DPRD Banyuwangi dapil 7 dari Fraksi Gerindra. Pada saat diskusi merespon persoalan ada upaya penutupan jalan menuju SMPN 1 Singojuruh 16 April 2026 di ruang Camat. Di forum diskusi tersebut, Lilik Subekti mohon dukungan kawalan baik kepada Forpimka juga anggota dewan, atas permohonan perluasan lahan melalui Dinas ke Bupati itu.

Secara terpisah Jumat 17 April 2026, Lilik Subekti melalui media menyampaikan harapannya, bahwa sebenarnya lahan yang dibutuhkan tidak hanya untuk pelebaran jalan saja.

“Sebenarnya kebutuhan lahan, bukan hanya untuk pelebaran jalan, tetapi fasilitas lapangan olah raga dan mushollah untuk siswa. Besar harapan kami, Pemkab  dapat merealisasikan permohonan tersebut yang betul-betul menjadi keinginan besar wali murid, dan masyarakat”, harapnya.

Kabar terkininya Kepala SMPN 1 Singojuruh Lilik Subekti menyampaikan, bahwa hari ini (Jumat) menerima tamu yaitu perwakilan dari pemilik tanah. Yang mana ada semacam akad permulaan bila memang SMPN 1 ada rencana perluasan lahan. Tanah yang bersebelahan langsung dengan lokasi sekolah siap untuk dijual sesuai yang dibutuhkan. (r35).

Pos terkait