Kabaroposisi.net.|Banyuwangi – Sekira sudah berjalan 1 bulanan lebih Forpimka Singojuruh (Camat, Daramil, Kapolsek), Korwilkersatdik, Puskesmas, KUA, BPP, PLKB, pendamping PKH, FKDM dan stakeholder diantaranya PT. Tirta Investama/Aqua, Bali Woods, SPPG. Kolaborasi bersinergi galakkan kegiatan penanganan sampah plastik yang diberi nama program SIDARSIH yaitu Singojuruh Sadar Kebersihan.
Untuk sementara pada kegiatan tersebut kepada semua instansi juga stakeholder diwajibkan menyetorkan sampah berbahan platsik tepatnya setiap hari Jumat. Selama beberapa kali kegiatan hasil pengumpulan sampah plastik masih berkisar di angka perolehan 20 kg saja. Pada suatu kesempatan Forpimka melakukan rapat koordinasi dan evaluasi, membahas bagaimana program SIDARSIH bisa berkelanjutan dan mendatangkan manfaat.
Kalau diamati alur pembahasan dalam rapat koordinasi tersebut, sepertinya program SIDARSIH agar bisa mewujudkan sampah menjadi berkah. Akan dikelola menggunakan pola menegemen semacam pengelolaan Bank Sampah. Setiap penerimaan sampah plastik dicatat dengan baik dan ditimbang lalu ditampung di salah satu tempat untuk dilakukan pemilahan sesuai jenisnya.
“Alhamdulillah perolehan sampah plastik hari ini meningkat. Kami optimis ke depan akan mengalami peningkatan, karena masyarakat mulai memahami tujuan dari program SIDARSIH ini. Setiap penerimaan sampah kami catat, kita timbang, dan hasilnya kita laporkan secara transparansi. Karena ini masih dalam tahap merintis dan belum pantas untuk dinominalkan, maka kami tampung dulu, kita pilah. Nanti kalau sudah banyak kita nominalkan dan kita laporkan se transparan mungkin kepada semua penyuplai sampah plastik pada kami”, tuturnya.
Kabarnya inovasi program SIDARSIH (Singojuruh Sadar Bersih) akan dilauching besok Sabtu 23 Mei 2026 kerjasama dengan SMAN Darushholah yang meluncurkan inovasi program GERDU KURASI (Gerakan Dukung Kurangi Sampah Smanda Asri), dan Puskesmas Singojuruh dengan inovasi program LISA BISA (Lingkungan Sekolah Asri, Bersih, Indah, dan Sehat). Dihadirkan dalam acara launching narasumber dari Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuwangi. (r35).
