Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Sebentar lagi sekira tanggal 28 Juni 2026 agenda tahunan yang sudah mendunia yaitu “Ritual Adat Kebo-Keboan Alasmalang”, akan digelar. Sudah menjadi rahasia umum bahwa “Ritual Adat Kebo-Keboan Alasmalang” adalah sebuah kegiatan budaya yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat Banyuwangi.
Selain karena prosesi ritualnya yang menarik untuk ditonton, kegiatan “Ritual Adat Kebo-Keboan Alasmalang”, adalah pemicu bergeraknya ekonomi masyarakat. Yaitu meberikan kesempatan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Untuk mendapatkan penghasilan tambahan di sebuah kegiatan yang mengundang animo ribuan masyarakat itu.
Pada tahun ini “Ritual Adat Kebo-Keboan Alasmalang” yang akan dilaksanakan sekira 8 hari lagi itu. Diawali dengan sebuah kegiatan menarik yaitu Lomba Kicau Burung dalam rangka Kades Cup: 1 Desa Alasmalang di Rumah Budaya Kebo-Kaboan (RBK). Lomba Kicau Burung Kades Cup: 1 Desa Alasmalang disuport oleh tokoh masyarakat pelestari budaya juga pengelola Rumah Budaya Kebo-Keboan (RBK) H. Irawan.
Sebagaimana disampaikan oleh salah satu Panitia Penyelenggara, lomba akan diikuti oleh para Kicau Mania dari beberbagai daerah di wilayah Jawa Timur dan Bali. Kepala Desa Alasmalang, H. Abdul Munir dalam keterangannya, lomba Kicau Burung digelar mengawali ritual Kebo-Keboan. Sebagai penanda atau pengingat akan adanya agenda besar di bulan Muharam/Syuro yaitu adat Kebo-Keboan Alasamalang.
Selain itu kata H. Abdul Munir, lomba Kicau Burung tersebut dimaksutkan menjadi wadah dalam menyalurkan hobi masyarakat yang suka memelihara dan mencintai burung. Hal positifnya dengan semakin seringnya diadakan lomba, salah satunya adalah menggerakkan UMKM. Yang mana mereka (UMKM) bisa menyediakan produk-produk yang dibutuhkan para penghobi burung, juga kuliner.
Lebih dalam lagi H. Abdul Munir berpendapat, bahwa memelihara burung sudah menjadi budaya masyarakat. Dan memeilhara burung selain hanya suka karena alasan keunikannya, lebih banyak karena alasan keindahan suara kicauannya. Kesimpulannya kata H. Abdul Munir, Kades Cup : 1 lomba Kicau Burung, digelar memfasilitasi, menghargai, dan memberikan kesempatan tampil para penghobi burung kicau.
“Saya sangat berterima kasih kepada mas H. Irawan, telah mensuport setiap kegiatan di Desa Alasmalang, baik itu dalam hal turut melestarikan kegiatan adat budaya Kebo-Keboan juga suport lomba kicau burung Kades Cup: 1 ini. Monggo para penghobi dan suka mendengar kicau burung, bisa berkunjung ke RBK Alasmalang besok Minggu tanggal 21 Juni. Dan jangan lewatkan hadiri ritual adat Kebo-Keboan pada hari Minggu tanggal 28 Juni akan datang”, ungkapnya. (r35).






