Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Sekira bakda magrib pukul : 18.55 Kamis 25 Juni 2026, telah terjadi kebakaran di Gudang Sekam milik PT. RATU MAKMUR ABADI di Dusun Cantuk Kidul, Desa Cantuk, Kecamatan Singojuruh.
Informasi kejadian tersebut awak media tangkap dari beberapa grup What-App tokoh masyarakat dan stakeholder wilayah Kecamatan Singojuruh.
Untuk mengetahui informasi lebih lanjut awak media menghubungi Kapolsek Singojuruh menanyakan apakah monitor adanya kebakaran di Desa Cantuk. Ternyata Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH sudah berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama para Kanit dan anggotanya juga petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuwangi.
“Siap…monitor saya sudah berada di TKP bersama anggota dan petugas Pemadam Kebakaran”, jawabnya.
Informasi selengkapnya lebih lanjut disampaikan oleh Kapolsek AKP Achmad Rudy, SH kronologis kejadian sebagaimana digali keterangan dari saksi. Bahwa berawal dari adanya kegiatan perbaikan pada atap Gudang sekira 3 hari yang lalu. Pada pengerjaan perbaikan melakukan pengelasan sehingga percikan apinya berjatuhan pada tumpukan sekam dibawahnya.
Pada saat dilakukan perbaikan sempat tercipta bara api pada sekam dan menurut pengakuan saksi sudah dipadamkan. Namun sepertinya tidak diketahui masih ada titik api di dalam sekam yang masih aktif menjalar dan akhirnya meluas. Hal tersebut diketahui oleh para saksi disebutnya oleh Kapolsek bernama Taufik kepala mandor dan Rohman anggotanya hari Kamis sekira pukul : 18.00 Wib.
Yang mana saksi Taufik dan Rohman mendapati dari tumpukan sekam gabah di Gudang mengeluarkan asap tebal yang selanjutnya berubah jadi bara api. Karena terlihat bara api semakin membesar dan menyebar serta berada di Gudang, akhirnya saksi menghubungi petugas di Polsek Singojuruh. Yang selanjutnya koordinasi dengan Damkar Kabupaten Banyuwangi. Sekira pukul : 18.30 Wib Polsek Singojuruh dan petugas Damkar tiba di TKP dan bersama petugas Damkar eksekusi memadamkan api.
Proses pemadaman tidak berlangsung lama, namun kata Kapolsek karena tanda-tanda titik api di dalam sekam tidak terlihat bila tidak ada asap. Maka perlu dilakukan antisipasi untuk agar tidak ada kejadian serupa, yaitu dipastikan tidak ada titik api dalam tumpakan sekam dengan cara dikeruk gunakan alat berat (escavator). Untuk korban jiwa tidak ada, kerugian yang di timbulkan diperkirakan kurang lebihnya 20 jutaan rupiah. (r35).






