Plt. Bupati Tulungagung Ajak FOR SANTRI Sinergi Bangun Daerah dan Jaga Kondusivitas

KABAROPOSISI.NET|Tulungagung – Bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Kabupaten Tulungagung, pada Kamis sore 23 Juli 2026, tempat bersejarah tersebut menjadi saksi digelarnya prosesi Pelantikan dan Pengukuhan Koordinator Daerah (Korda) serta Koordinator Kecamatan (Korcam) Sub Korwil 6 FOR SANTRI.

Pengukuhan ini mencakup wilayah kerja Sub Korwil 6 yang melingkupi eks-Keresidenan Kediri hingga kawasan pesisir selatan Jawa Timur, meliputi Kabupaten Tulungagung, Kediri, Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Ketua Umum FOR SANTRI Pusat, Korwil Provinsi Jawa Timur, Korda dan Korcam FOR SANTRI yang di lantik , para pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi daerah seperti Dinas KB dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Kehadiran para tokoh dan pemangku kebijakan ini menegaskan bentuk dukungan penuh terhadap peran strategis santri dalam pembangunan daerah.

Dalam prosesi pengukuhan, Ketua Umum FOR SANTRI membacakan akta serta pesan pelantikan bagi lima Korda di wilayah Sub Korwil 6. Momen tersebut disambut kesiapan seluruh jajaran pengurus Korda dan Korcam untuk saling bahu-membahu menjalankan amanah organisasi.

“Dengan ini saya serahkan Surat Keputusan pengangkatan secara resmi. Bapak-bapak sekalian telah dinyatakan sah menjadi Ketua Korda sekaligus pemilik FOR SANTRI di wilayah masing-masing untuk menjalankan tugas sebagaimana yang diamanahkan,” ujar Ketua Umum FOR SANTRI saat menyerahkan SK kepada para ketua Korda terpilih.

Secara berurutan, penyerahan SK pelantikan diberikan kepada Korda Tulungagung yang diterima oleh Bapak Dasar Priyanto, disusul Korda Trenggalek oleh Ustadz Wiyono, serta para ketua Korda wilayah lainnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian ulasan dan sambutan dari Ketua Umum FOR SANTRI Abdul Fatah Ifanda yang memberikan apresiasi serta arahan strategis bagi para pengurus yang baru dilantik.

Melalui pengukuhan ini, FOR SANTRI Sub Korwil 6 diharapkan dapat langsung bergerak aktif, menjalankan program kerja organisasi, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Forum Santri (FOR SANTRI) Indonesia secara tegas mendorong perubahan mentalitas masyarakat dan jajaran pengurusnya agar bertransformasi dari sekadar bergantung pada bantuan pemerintah (mental pengemis) menjadi pejuang ekonomi yang tangguh dan mandiri.

Ketua Umum FOR SANTRI Pusat, Abdul Fatah Ifanda saat memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus di Tulungagung yang mengadopsi Keberhasilan Model Gotong Royong Global

Dalam orasinya, Abdul Fatah menekankan bahwa optimisme FOR SANTRI dibangun atas pembelajaran dari berbagai negara yang berhasil bangkit secara ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat sipil secara aktif seperti Korea Selatan, Malaysia dan Vietnam.

“Nasib suatu kaum bergantung pada usahanya sendiri. Indonesia adalah negeri kaya raya, namun kuncinya ada pada kemauan rakyatnya untuk mengubah mentalitas dari mengharap belas kasihan menjadi pejuang mandiri,” tegas Abdul Fatah di hadapan para hadirin.

Guna mewujudkan sinergi nyata menuju Indonesia Emas, Abdul Fatah merumuskan dua fokus utama gerakan For Santri yakni ;

° Revolusi Mentalitas

Mengikis kebiasaan bergantung pada proposal atau bantuan instan, serta menanamkan etos kerja keras yang jujur dan tangguh.

° Fasilitasi dan Pemberdayaan Ekonomi

For Santri tidak hadir untuk menjanjikan atau membagi-bagikan modal secara gratis, melainkan menyediakan wadah pembinaan. Bagi anggota yang terbukti terlatih, berintegritas, dan bersungguh-sungguh, FOR SANTRI siap memfasilitasi dan menghubungkan mereka ke akses permodalan serta program pemerintah.

Masih menurutnya, pemerintah tidak akan tinggal diam jika melihat kelompok masyarakat aktif berupaya membangkitkan ekonominya secara mandiri. FOR SANTRI berkomitmen untuk membuktikan kesiapan mental dan kerja nyata terlebih dahulu di lapangan sebelum menuntut perhatian program pemerintah.

Langkah ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya gerakan kemandirian berbasis santri dan masyarakat luas yang siap bersinergi mewujudkan kemajuan daerah serta kemakmuran nasional.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas dilantiknya para pengurus Forum Santri (FOR SANTRI) dari berbagai daerah di wilayah Jawa Timur.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran santri sebagai elemen historis dan strategis dalam pembangunan bangsa.

Mengawali sambutannya, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., mengingatkan kembali catatan sejarah mengenai kontribusi besar kaum santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, karena santri adalah bagian dari pendiri negara, maka santri pula yang memiliki kewajiban moral untuk menjaganya.

“Santri adalah pendiri bangsa dan pendiri negara ini. Oleh karena itu, kita tentu tidak rela jika ada pihak-pihak yang mencoba merongrong, membuat gaduh, atau merusak suasana kondusif yang sudah terbangun.” ujar Ahmad Baharudin.

Mari kita bersama-sama menjaga ketenteraman dan mendukung kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas” tegas Plt. Bupati.

Beliau juga mengajak seluruh pengurus FOR SANTRI untuk aktif mengedukasi masyarakat agar senantiasa taat pada aturan agama dan hukum pemerintah demi terciptanya kondusivitas daerah.

Selaku kepala daerah, Ahmad Baharudin berharap keberadaan FOR SANTRI di Kabupaten Tulungagung tidak sekadar menjadi seremonial organisasi, melainkan mampu melahirkan program kerja nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.

Beberapa fokus program kerja yang didorong oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung kepada For Santri meliputi

1. Penguatan Pendidikan dan Keagamaan, meningkatkan kualitas literasi keagamaan yang moderat dan toleran.

2. Pemberdayaan Ekonomi Umat Mengembangkan potensi ekonomi kerakyatan berbasis pesantren dan masyarakat lokal.

3. Kegiatan Sosial & Kepemudaan Melakukan pembinaan generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif dan pergaulan tidak sehat.

4. Pelestarian Nilai Kebangsaan Merawat semangat gotong royong dan nasionalisme di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dan bersinergi dengan FOR SANTRI dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk program-program nasional yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus FOR SANTRI yang baru dilantik.’ tambahnya.

“Mari bersama-sama membantu pemerintah mewujudkan Tulungagung yang tetap damai, kondusif, religius, dan sejahtera,” pungkasnya.

(Hanik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *