KABAROPOSISI.NET|Blora-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mulai mendistribusikan bantuan air bersih sebagai langkah antisipasi dampak musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah. Bersama Polres Blora, armada tangki air bersih dilepas secara simbolis oleh Bupati Blora Arief Rohman, Minggu (2/8/2026), sebagai tanda dimulainya distribusi ke daerah terdampak.
Bupati Arief Rohman mengatakan, penyaluran air bersih merupakan hasil sinergi antara Pemkab Blora dan Polres Blora untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. Menurutnya, distribusi akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan tingkat kebutuhan di masing-masing wilayah.
Pemkab Blora telah mengalokasikan sebanyak 1.400 tangki air bersih melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk penanganan kekeringan tahun 2026. Hingga awal Agustus, sebanyak 48 tangki telah disalurkan ke Kecamatan Jati dan Randublatung, sementara distribusi berikutnya menyasar Kecamatan Jiken, Jepon, dan Desa Japangrejo.
Arief menilai penanganan kekeringan tidak dapat sepenuhnya mengandalkan pemerintah. Karena itu, ia mengajak berbagai pihak, termasuk kalangan diaspora, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan para dermawan untuk ikut berpartisipasi membantu penyediaan air bersih bagi warga yang membutuhkan.
Selain itu, pemerintah desa dan masyarakat diminta segera melaporkan apabila wilayahnya mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Laporan tersebut dapat disampaikan kepada BPBD Blora agar kebutuhan air bersih dapat dipetakan dan bantuan didistribusikan secara cepat serta tepat sasaran.
Melalui penyediaan 1.400 tangki air bersih dan kolaborasi lintas instansi, Pemkab Blora berharap dampak kekeringan selama musim kemarau dapat diminimalkan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi.(GaS)
