PC NU Kabupaten Banyuwangi, Resmikan Mushollah Ponpes Baitul Qur’an Al – Huda

Kabaroposisi.net.|BANYUWNGI – Keluarga besar H. Fauji Desa Cantuk Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi. Senin malam 13 September 2026, adakan kegiatan dalam rangka “Peresmian Mushollah Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al – Huda”.

Acara peresmian Mushollah Ponpes Baitul Qur’an Al – Huda dihadiri Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Banyuwangi H. Ahmad Turmudzi, Wakil Ketua Rais Suriyah PCNU Kabupaten Banyuwangi KH. Achmad Gozali, jajaran pengurus MWC NU Kecamatan Singojuruh.

Turut membersamai Ketua Tanfidziyah PC NU dan Wakil Ketua Rais Suriyah sejumlah pengurus dan para Kiyai NU. Sementara dari unsur Forpimka hadir Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH dan unsur Pemerintahan Desa dihadiri Imam Gojali Kepala Desa Cantuk berikut jajarannya.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al – Qur’an, dan pembacaan tahlil yang dipimpin Gus Mifta Farid. Sebagai penyempurna peresmian yang makna lainnya adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT adalah pemberian santunan kepada sejumlah anak Yatim setempat.

Ustaz Fahri Aldiyanuar Beckham (Ustaz Beckham dalam sambutan penghormatannya. Mewakili Pondok Pesantren Al-Huda, mewakili Yayasan Al-Ikhlas, dan mewakili Yayasan Baitul Qur’an. Menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran semua tamu undangan.

Selanjutnya Ustaz Beckham menjelaskan, bahwa kegiatan yang digagasnya yaitu mendidik dan mengasuh para santri yang dijalankannya adalah nyata. Tidak hanya sekedar omong kosong, melainkan sungguh-sungguh dijalankan untuk mencetak anak-anak pandai membaca Al-Qur’an juga punya karakter yang baik.

Pasalnya kata Ustaz Beckham, Pondok Pesantren Al-Huda tidak hanya sekadar mendidik anak menjadi pintar saja, akan tetapi bagaimna anak – anak sejak usia dini sudah tertanam karakter yang baik.

“Bagi kami juga para guru di Pondok ini, yang paling penting tidaklah hanya penajaman otak anak, tapi yang paling penting adalah menamakan karakter. Bagaimana anak-anak itu memiliki karakter yang kuat, sangat cinta kepada Allah juga sangat cinta kepada Rosulullah”, ungkapnya.

Di akhir penyampaiannya Ustaz Beckham sekilas pertontonkan video profil seputar aktivitas Pondok yang sudah dijalaninya selama ini.

Wakil Ketua Rais Suriyah PC NU Kabupaten Banyuwangi KH Achmad Gozali dalam sambutannya meyakinkan hadirin. Bahwa pada kesempatan tersebut sedang berkumpul di tempat yang banyak barokahnya. Kenapa jelasnya, karena di tempat itu (Mushollah) adalah tempat yang akan digunakan untuk belajar Al-Qur’an.

Diharapkan semoga Pondok Pesantren Al – Huda dibawah asuhan Ustaz Beckham itu, bisa mencetak kader-kader Al- Qur’an, bisa mencetak generasi-generasi Al-Qur’an. Hadirin diharapkan dukungan doanya untuk keberlangsungan kegiatan di Ponpes Al – Huda .

“Oleh karena itu mari kita doakan agar Pondok Pesantren Al – Huda ini bisa berlangsung sesuai harapan. Karena intinya kita diundang hadir di tempat ini dimohon untuk mendoakan mudah-mudahan tempat ini betul-betul menjadi tempat yang barokah”, ujar dan ajakannya.

Berikut untuk memperjelas betapa pentingnya berdoa bersama, KH. Achmad Gozali kutip dari hadis Nabi yang mana Rosulullah menganjurkan, agar kita semua banyak-banyak minta doa kebaikan kepada manusia. Karena kita tidak tahu melalui lisan siapa Allah mengijabai doa kita. Kita tidak tahu barangkali dari semua yang hadir ini ada walinya Allah,sehingga doanya dihijabah oleh Allah SWT.

Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Banyuwangi H. Ahmad Turmudzi, setelah menyampaikan salam penghormaan kepada hadirin. Apresiasi atas kehadiran Kapolsek di acara tersebut, yang mana disebutnya jarang Kapolsek menghadiri acara-acara seperti itu. Diakuinya bahwa Kapolsek Singojuruh AKP Achmad Rudy, SH dalam tugasnya di mana tempat adalah orang yang baik.

Gus Turmudzi (PC NU) tanpa ragu awali sambutannya dengan mengatakan bahwa H. Fauji adalah orang pintar. Mengelola dua kekayaan yaitu kekayaan yang satu kekayaan untuk dunianya, satunya lagi kekayaan untuk akhirat. Kekayaan dunianya adalah semua kegiatan usahanya termasuk rumah makan Seblang. Sementara kekayaan akhiratnya adalah ditanam di Pondok Pesantren yang Mushollahnya akan diresmikan.

“Kekayaan yang akan betul-betul dinikmati oleh H. Fauji bersama keluarga di akhirat nanti adalah kekayaannya yang ditanamkan di Pondok Pesantren ini. Keistimewaan H. Fauji ini, beliau pintar atau mampu mentransfer kekayaan dunia menjadi kekayaan akhirat. Dan yang mana seperti ini tidak semua orang bisa dan mampu melakukannya”, apresiasinya.

Masih Gus Turmudzi, investasi akhirat yang paling produktif adalah investasi yang dibuat untuk Mushollah dan semacamnya. Yaitu selama Mushollah yang dibuatnya makmur dalam artian aktif untuk kegiatan ibadah apalagi untuk mengajar Al-Qur’an ada di Mushollah ini.

“Harapan kami PC NU Kabupaten Banyuwangi Mushollah ini, adalah Mushollah yang makmur. Mushollah yang tidak hanya dipakai untuk Ubudiyah. Akan tetapi kita harapkan ini menjadi sebuah agen kebudayaan, agen karakter, agen generasi kita atau peradaban, agen aqidah kita. Multi fungsi termasuk bagaimana Mushollah ini jadi sebuah tempat untuk memberikan solusi atas problem masyarakat”, harapannya.

Sekali lagi diharapkan oleh Gus Turmudzi, Mushollah Pondok Pesantren Al – Huda. Bisa menjadi agen peradaban, agen kebudayaan, agen karakter, dan agen aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Ketika Mushollah-Mushollah makmur kegiatannya dan bernilai manfaat untuk umat. Maka Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaah akan tetap terjaga bahkan terus berkembang.

Sebagai penanda diresmikannya Mushollah Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al – Huda. Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Banyuwangi H. Ahmad Turmudzi. Dibersamai Wakil Ketua Rais Suriyah, para Kiyai, Kapolsek Singojuruh dan Kepala Desa Cantuk. Melakukan pemotongan pita diiringi dengan lantunan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.(r35).

Pos terkait