Kunker Ke Banyuwangi, Wamenaker Ramah Tamah Dan Serap Aspirasi Kepala Desa

Kabaroppsisi.net.|BANYUWANGI – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Republik Indonesia Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU melakukan kunjungan kerja (kunker) strategis di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur Selasa, 22 September 2026.

Tiba di Banyuwangi tepatnya di Bandara Blimbingsari, Wamenaker disambut langsung oleh salah satu Pimpinan DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto, S.H., M.H. Membersamainya dalam penyambutan Wamenaker, Suratno (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Banyuwangi) dan Susanto (Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas) Banyuwangi.

Dalam kunjungan kerjanya ke Banyuwangi, Wamenaker kunjungi kampus Akademi Penerbangan Indonesia (API). Tinjau fasilitas-fasilitas kampus, mencoba simulator penerbangan. Tak hanya itu, Wamenaker beberapa menit interaksi langsung dengan peserta Program Magang Nasional (PMN) 2026. Selanjutnya Wamenaker kunjungi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di Tembokrejo Kecamatan Muncar.

Usai melakukan kunjungan kerja ke beberapa tempat di Kabupaten Banyuwangi. Wamenaker Afriansyah Noor, yang juga selaku Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat itu. Singgah ke Lapangan AHY FC di Desa Bubuk Kecamatan Rogojampi.

Di Lapangan AHY FC Wamenaker disambut jajaran struktural dan kader Partai Demokrat mulai dari Pengurus Ranting, PAC, DPC, dan anggota DPRD Fraksi Demokrat. Tak hanya itu, ternyata sejumlah perwakilan Kepala Desa turut hadir di lapangan AHY FC untuk bertemu dengan Wamenaker.

Michael Edy Hariyanto, SH., MH selaku Ketua DPC Partai Demokrat, di kesempatan tersebut. Menginformasikan kepada Wamenaker, bahwa ada 20 Kepala Desa yang turut berpartisipasi menyambut dan ingin bertemu Wamenaker. Dan selaku kader Demokrat Michael melaporkan bahwa di Lapangan AHY FC sedang digelar Liga AHY FC. Terlebih sebagai Ketua PSSI di Banyuwangi, Liga AHY FC dilaksanakan selain sebagai ajang silaturrahmi. Juga sebagai ajang mencari bibit pemain sepak bola di Banyuwangi.

Bertemu dengan kader Demokrat juga sejumlah Kepala Desa dari Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Banyuwangi, Wamenaker Afriansyah Noor dalam sambutannya menyampaikan,

“Saya hadir sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja, sekaligus juga Wakil Sekjend Partai Demokrat. Saya diberi manah oleh Bapak AHY untuk membantu beliau di kesekjenan. Dan diberi amanah oleh Bapak Presiden Prabowo, di Wakil Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia’, mukaddimahnya.

Lanjut sekilas disampikan kegiatannya di Kabupaten Banyuwangi hari ini. Yaitu sedari pagi sampai dengan sore hari didampingi Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto dan Fraksi juga. Hadiri beberapa acara agenda kementeriannya, yang sudah dikoordinasikan dengan Balai latihan kerja kementerian yang ada di Kabupaten Banyuwangi.

“Kita berharap ke depan, tentunya kami dari kementerian tenaga kerja banyak program untuk rakyat langsung. Diantaranya pelatihan Vokasi nasional, magang HAM, Tenaga Kerja Mandiri Pemula, Lanjutan, dan Padat Karya. Oleh karena itu Kader Demokrat dan para Kepala Desa yang hadir kita bisa kolaborasi. Silahkan, kalian semua bisa ikut serta berpartisipasi di situ negara membantu pembiayaannya”, ungkapnya.

Usai ramah tamah bersama kader Demokrat, Wamenaker adakan diskusi bersama sejumlah Kepala Desa. Dalam kesempatan tersebut Budiharto selaku Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Banyuwangi. Menyampaikan aspirasi, menyuarakan apa yang jadi keluhan Kepala Desa di Banyuwangi.

Fokus persoalan yang disampaikan pada dampak transfer pusat Dana Desa yang berkurang. Sehingga terjadi efisiensi anggaran Alokasi Dana Desa oleh Pemkab Banyuwangi yang mengakibatkan tunjangan sebanyak 2500 Perangkat Desa turun drastis jauh dibawah UMK. Pasalnya kata Budiharto, Perangkat Desa adalah pekerja pemerintahan tapi upah atau tunjangan gajinya tidak sepadan dengan beban kerja dan tanggung jawabnya.

Disusul oleh Mura’i Ahmad, SE., SH., MH selaku Sekretaris PKDI Provinsi Jawa Timur. Menguatkan dan mempertajam apa yang disampaikan oleh Ketua PKDI Banyuwangi. Mura’i Ahmad semakin memperjelas dampak kebijakan pusat dan daerah pada menurunnya kesejahteraan ribuan Perangkat Desa di Banyuwangi.

Secara terpisah Budiharto selaku Ketua PKDI Banyuwangi mengatakan. Benar bahwa urusan permasalahan Perangkat Desa adalah dengan Kementerian Desa (Kemendes). Tapi kata Budiharto, karena mau diakui atau tidak, faktanya Perangkat Desa adalah juga pekerja, maka disebutnya tidak ada salahnya bila terkait upah kerja Perangkat Desa disampikan kepada Kementerian Tenaga Kerja dalam hal ini Wamenaker. (r35).

Pos terkait