Kades Singojuruh Tampil Memukau Di Panggung Gandrung Sewu

 

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI –

Bacaan Lainnya

Tak ada yang menyangkal bila konsep pagelaran Gandrung Sewu tahun 2026 di pantai Marina Boom sepektakuler. Bahkan bisa dibilang dalam sejarah acara Gandrung Sewu, baru kali ini yang paling istimewa.

Tema yang diusung “Kembang Dermo” dengan konsep “Glow in The Dark”. Dengan efek tata cahaya futuristik, drone show, dan kembang api. Membuat Gandrung Sewu Banyuwangi naik kelas ke panggung dunia.

Tentu tak kalah penting dalam mendukung sukses Gandrung Sewu adalah keterlibatan sebanyak 1300 penari Gandrung baik dari dalam maupun luar Kabupaten Banyuwangi. Begitu pula dengan peran pendukung yang lain salah satunya adalah para beberpa Kepala Desa mewarnai tampilan-tampilan di panggung megah itu.

Sebut saja Suharto yang tak lain adalah Kepala Desa Singojuruh. Pada momen tersebut diberi kepercayaan tampil sebagai pengantar sampur/selendang Gandrung kepada para tamu kehormatan. Yang dalam istilah seni Gandrung disebut sebagai tukang “Gedhog”.

Tukang “Gedhog” dalam pentas Gandrung sebagai pengantar sampur/selendang. Melakukan gerakan tari “Srampad” yang menonjolkan gerakan kepala, tangan, hentakan kaki diharmonisasi dengan irama kendang. Tidak semua orang dalam pentas seni Gandrung,mampu memerankan sebagai “Gedhog”.

Namun bagi Suharto (Kades Singojuruh) yang memang punya talenta dan mengalir darah seni dalam dirinya. Peran sebagai “Gedhog” diacara Gandrung Sewu itu bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Tak heran bila penonton terhipnotis saat menyaksikan aksi panggungnya.

“Alhamdulillah saya bisa tampil maksimal dan sangat percaya diri di atas panggung disepan ribuan penonton itu. Saya merasa bangga bisa turut berkontribusi memeriahkan Gandrung Sewu tahun ini. Tentu kepercayaan ini, bagi saya adalah sebuah kehormatan yang luar biasa”, kata Suharto.

Selain Suharto, ternyata ada beberapa Kepala Desa yang lain turut mewarnainya kegiatan Gandrung Sewu itu. Sebut saja Mura’i Ahmad, SE., SH.,MH dan rekan sejawadnya yang lain. (r35).

Pos terkait