Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Kokop Gelar Sosialisasi SIPA Berbasis Digital

BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melanjutkan pengembangan SIPA (Sistem Informasi Pengelolaan Anggota) gerakan pramuka.

Sosialisasi SIPA tersebut bertujuan untuk mengenalkan lebih lanjut tentang aplikasi pendataan kepramukaan di kecamatan setempat.

Adapun penyelenggara kegiatan tersebut dikomandani oleh Kak M. Ru’i, Kak Rita Sugiharto, Kak Aji Sukamto, Kak Amar, Kak Agus Wijaya dan Kak Edy Mulyono. Selain itu juga turut hadir Kak Siti Aminatus, Kak Iqbal perwakilan dari gerakan pramuka Kwarcap cabang bangkalan yang juga sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan ini.

Pada kegiatan sosialisasi yang digelar di UPTD SDN Batokorong 1 dihadiri oleh 180 peserta yang terdiri dari 89 lembaga sekolah negeri maupun swasta yang telah terdaftar dan mempunyai nomor gusus depan dilingkungan Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kokop.

Dikatakan Sayadi, M.Pd Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kokop, pengelolaan administrator sekolah sangat penting dalam organisasi kepramukaan agar seluruh anggota gerakan pramuka di kecamatan ini terdata secara jelas dan sistematis.

Maka dari itu, dengan adanya perkembangan informasi berbasis teknologi yang semakin canggih, penata usahaan dalam keanggotaan pramuka telah diaplikasikan melalui fitur-fitur online.

“Dari aplikasi inilah nanti akan terlihat data-data kepramukaan dengan transparan. Oleh karena itu saya mengajak kepada semua peserta sosialisasi, baik dari sekolah negeri maupun swasta agar mengikuti dengan baik.” Ujarnya.

Lanjut Sayadi, dengan digelarnya sosialisasi SIPA kali ini dirinya berharap kepada seluruh peserta agar dapat memecahkan masalah tentang pendataan secara bersama.

Sebab menurutnya sebagian besar yang datang pada kegiatan ini adalah didominasi oleh para guru yang masih muda, diantaranya banyak dari guru PNS dan PPPK serta operator sekolah yang berkompeten dalam informasi yang berbasis teknologi.

“Ini adalah moment yang tepat untuk mengembangkan diri, apalagi pada sebagian sekolah ada yang menerapkan kurikulum merdeka. Sosialisasi kali ini juga bertepatan dengan tahun pelajaran baru 2022/2023.

“Jadi pendataan ini menjadi bekal terhadap guru dan operator sekolah untuk menghadapi proses belajar mengajar selama satu tahun kedepan.”ucapnya Sayadi. (Sul)

Pos terkait