Kabaroposisi.net | Jombang. Bimbingan Teknis peningkatan Kapasitas petani dan penyuluh di Kabupaten Jombang oleh Dr. H. Syahrul Yosin Limpo SH MSi MH badan penyuluhan dan pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI, Wakil Direktur Bidang Akademik dan kerjasama Polbangtan Malang, kepala Dinas Pertanian, narasumber Unipdu Jombang, dan sejumlah petani dan pemuda milenial kabupaten Jombang. Kegiatan dilaksanakan di Ballroom Hotel Fatma Jombang. Jum’at ( 22/9/2022)
Anggota Komisi IV DPR RI. Ema Umiyyatul Chusnah, S. T, M.M. Pd ketika diwawancara sejumlah media menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah peningkatan petani, khususnya petani sebagai marketing.
“Target dan tujuannya adalah anak-anak muda yang ada di kabupaten Jombang untuk bisa menempatkan produk atau hasil olahan dari pertanian dan bisa dikembangkan, ” ucap Ning Ema.
Lanjutnya, mereka juga bisa mengelola dengan digital terkait dengan pemasaran ataupun yg diinginkan hari ini. Berbagai usaha bisa dilakukan melalui digital.
“Dan harapan nya yaitu membuka peluang pekerjaan pada mereka, generasi muda harus maju dan mandiri. Jika hari ini ada anak-anak muda tidak punya Inovasi dan tidak kreatif serta tidak mempunyai keinginan untuk maju mereka pasti akan ketinggalan.
Sementara hari ini saatnya anak-anak muda terutama generasi milenial harus mengambil peran di manapun peran itu, ada kesempatan untuk harus berperan.
Ditempat sama wakil Direktur Bidang Akademik dan Kerjasama Pol Bangtan Malang Dr. NOVITA DEWI K., S.Pt., M.Si. ketika sambutan menyampaikan di STPP ini merupakan salah satu pendidikan yang memberikan beasiswa kepada kaum milenial.
“Hari ini atas dukungan dan support dari Komisi IV DPR RI yang telah memberikan kesempatan kepada kita untuk bersama melaksanakan pemilihan teknis yang sesuai dengan zaman peserta saat ini, ” ucap Novita.
Tambahnya, jika kita melihat peta sumber daya manusia yang sekarang bergerak di bidang pertanian, saat ini SDM di pertanian masih generasi lama lama.
“Bagaimana pertanian ini bisa maju kalau secara regenerasi tidak dilakukan, regenerasi ini bisa dilakukan dengan berbagai sektor pendidikan di pertanian. Dengan tujuan utama pembangunan di bidang pertanian, dan untuk mewujudkan kedaulatan yang dilakukan dengan berbagai peningkatan kapasitas supaya para pelaku petani pertanian memiliki kapasitas daya saing, maju, modern dan profesional,” pungkasnya. (tyas)






