Pemkab Blora Berikan Subsidi BBM ke Pelaku Angkutan Umum, 5 Liter Per Hari Dalam 90 Hari

Kabaroposisi.net | Blora. Untuk mengurangi dampak kenaikan harga pada salah satu di sektor transportasi umum, Pemerintah Kabupaten Blora memberikan subsidi kepada para pelaku angkutan umum. Yakni berupa bantuan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga bantuan sembako. Kegiatan tersebut mendapatkan arahan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi, mewakili Bupati Blora Arief Rohman, pada Senin 10/10/2022beserta perwakilan Forkopimda, dan Kepala Dinrumkimhub Blora.

“Pemerintah pusat meminta daerah untuk mengalokasikan belanja wajib dalam rangka penanganan inflasi dampak dari adanya kenaikan harga BBM, kegiatan ini kita sosialisasikan, kita memberikan subsidi BBM dan sembako ini kepada pelaku sektor transportasi umum ini,” Jelas Sekda Komang.

Rencananya, subsidi BBM bersumber dari APBD Kabupaten Blora tahun 2022 tersebut menyasar kendaraan umum, khususnya angkutan penumpang yang melayani angkutan kota dan angkutan pedesaan yang beroperasi di Kabupaten Blora. Bantuan sembako juga akan diberikan kepada pengemudi angkutan penumpang, angkutan barang, hingga pengemudi ojek online dan pangkalan.

“Ada bantuan subsidi BBM dan sembako ini kepada para pelaku angkutan umum, Inilah bentuk perhatian Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati kepada bapak ibu semuanya khsususnya sektor transportasi, mudah-mudahan ini bermanfaat dan sedikit meringankan beban pelaku angkutan ini, harapan kita bapak ibu tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Sekda Komang Gede Irawadi.

Sementara itu, Kepala Dinrumkimhub, Drs. Pitoyo Trusingtyas Sarodjo, menjelaskan, pemberian subsidi BBM berupa solar dan pertalite kepada pelaku angkutan umum tersebut dilakukan dengan kuota 5 liter setiap hari selama 90 hari kedepan.

“Subsidi BBM ini diberikan 5 liter per hari, selama 90 hari, untuk penyaluran disesuaikan dengan masing-masing koridor nanti disalurkan tiap seminggu sekali. Ada 4 SPBU yang diajak bekerja sama antara lain di Ngawen, Jepon, Randublatung, dan Sidomakmur (Blora), nantinya para pelaku angkutan umum yang sudah didata akan diberikan voucher yang dapat ditukarkan untuk pembelian BBM di sejumlah SPBU yang sudah diajak kerja sama,” terang Pitoyo 

Dalam wawancara dengan dalah satu pengemudi angkutan bis mikro dari Samin Trans, Aji, menuturkan bahwa adanya subsidi BBM dari pemerintah ini manfaatnya bisa dirasakan bagi para pengemudi. “Bersyukur, bantuan ini meringankan beban kami, kendaraan saya bis kuning BBMnya solar biasanya sehari PP sekali habis 10 literan, ini sangat membantu,” ungkap Aji saat ditemui usai menerima sosialisasi.

Diceritakan, bahwa adanya kenaikan BBM ini turut berpengaruh kepada penyesuaian tarif. Meski demikian tarif yang dikenakan menyesuaikan dengan jenis penumpang dan kenaikan tarif pun sekitar 2 ribu rupiah. Tetapi untuk pelajar tidak mengalami kenaikan tarif. (TLP/ Red )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *