Kabaroposisi.net | BANYUWANGI – Pemerintah Desa Benelan Kidul adalah Desa yang ke 9 (sembilan) wilayah Kecamatan Singojuruh Kabupaten Banyuwangi yang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) membahas RKPDes Tahun 2023 dan Daftar Usulan RKPDes Tahun 2024.
Dilibatkan dalam Musrenbangdes Benelan Kidul adalah Perangkat Desa dan lembaga Desa (BPD, LPMD, HIPAM, HIPPA), PKK, Kader Pos Yandu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda juga stakeholder setempat. Dihadirkan Camat Singojuruh Drs. Bambang Santosa, Sekcam Singojuruh Anas Sugiarto, Kasie PMK Atim Suharyono, Kapolsek Singojuruh diwakili oleh Aiptu Restu Yuliarto , Danramil 0825/13 Singojuruh diwakili oleh Koptu Agus S (Babinsa).
Musren dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan peyampaian laporan Panitia Penyelenggara yaitu oleh Sekdes Benelan Kidul Muhammad. Dalam laporannya Muhammad menyampaikan seputar payung hukum dilaksanakannya Musrenbangdes dan unsur-unsur yang terlibat dalam Musrenbangdes.
Kepala Desa Benelan Kidul Habib Ali Mustofa dalam sambutannya mengajak masyarakatnya untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan. Karena persatuan dan kesatuan adalah pondasi dari pembangunan desa. Program pembangunan di desa di sektor apapun akan berjalan dengan baik dan tercapai seperti yang diharapkan bila persatuan dan kesatuan terjaga dengan baik.
Sekilas dijelaskan oleh Kades Habib untuk pemahaman masyarakatnya, bahwa hampir selama 2 tahun lebih kewenangan Pemerintah Desa tidak ada. Karena semua diatur oleh Pemerintah Pusat terlebih dengan adanya Perpres sehubungan dengan masa pandemi. Kegiatan pembagunan fisik di Desa Benelan Kidul mulai dari tahun 2020 sampai 2022 nyaris tidak ada sekali. Karena anggaran yang bersumber dari DD maupun ADD dialihkan untuk penanganan Covid – 19, yang notabenenya masyarakat tetap menikmati anggaran tersebut namun wujud bantuan sosial salah satunya untuk BLT terdampak Covid -19 dan lain sebagainya.
“Semoga apa yang melanda bangsa kita akaj segera tuntas, sehingga ke depan kita bisa menggunakan anggaran baik DD maupun ADD bisa ful dan maksimal untuk pembangunan di desa kita”, harap Kades Habib Ali Mustofa.
Camat Singojuruh Drs. Bambang Santosa, MAP menyarankan bahwa apa yang jadi usulan-usulan yang benar-benar prioritas. Tak hanya itu, agar usulan-usulannya bisa terkafer Camat Bambang menyarankan harus dikawal salah satunya minta bantuan kawalan dari Anggota Dewan yang ada di Dapil 2. Karena kata Camat, kalau yang kawal usulan dijamin akan lolos dan tidak akan tercoret, selama itu betul-betul prioritas untuk kepentingan mayarakat.
Agenda pokok pembahasan Musrenbangdes dipandu oleh Kasie PMK Atim Suharyono dan Muhammad (Sekdes) dibantu Sekcam Singojuruh Anas Sugiarto memberikan pengarahan pada masing-masing kelompok. (r35).






