Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI –Sebanyak 51 Desa se Kabupaten Banyuwangi dipastikan bulan Oktober 2023 mendatang akan menggelar Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa.
Pantauan awak media di beberapa Desa Panitia Pilkades masing-masing sudah lalui “Tahapan-Tahapan Pilakdes” sampai akhir Juli awal Agustus pada Tahapan Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades). Tentu tak dapat dipungkiri Panitia Pilkades lalui Tahapan demi Tahapan membutuhkan anggaran.
Sayangnya informasi yang awak media tangkap dari salah satu Panitia Pilkades dan salah satu Bendahara Desa di wilayah Kecamatan Songgon. Anggaran yang diajukan ke Pemerintah Kabupaten melalui Dinas terkait belum realisasi. Bahkan katanya tidak hanya di Desanya yang tidak realisasi melainkan di Desa- Desa lain yang akan melaksanakan Pilkades juga belum realisasi.
Michael Edy Hariyanto, SH., MH salah satu Pimpinan DPRD Kabupaten Banyuwangi dari Partai Demokrat, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Melalui seluler (chat WhatsApp) Selasa 8/8/2023 Michael Edy Hariyanto saat dimintai tanggapannya menyampaikan,
“Apa iya….? kalau benar seperti itu adanya, ya mohon lah kepada pengambil kebijakan atau Dinas terkait di Pemkab untuk segera cairkan anggaran Pilkades. Jangan sampai Panitia ada kendala di lapangan dalam melaksanakan tahapan-tahapan Pilkades. Karena tahapan itu adalah proses yang tidak boleh ada cacatnya, contoh mungkin karena keterbatasan anggaran ada tahapan-tahapan yang terlewati ini sama artinya prosesnya tidak beres. Sukses pelaksanaan Pilkades itu penting, tapi tak kalah penting adalah prosesnya bagaimana hasil Pilkades itu bisa diterima dengan baik. Mohon lah diprioritaskan masalah ini, kasihan lah Panitia kalau harus cari talangan pada pihak ke tiga atau dana pribadi”, ungkapnya merespon keluhan Panitia Pilkades.
Ditambahkan oleh Michael, suhu politik Pilkades lebih tinggi dari suhu politik partai yang cakupannya nasional. Panitia pasti semampu mungkin pelaksanaan Pilkades tidak ada masalah sekecil apapun, karena dampaknya bukan main pada masyarakat.
“Dampak politik Pilkades bukan main lo ya, pemilihan 6 tahun lalu sampai sekarang lo masih ada yang tidak akur karena beda pilihan. Oleh karena itu saya yakin Panitia sangat berhati-hati dalam hal ini, maka jangan sampai Panitia gagal fokus terpecah konsentrasi karena kesulitan anggaran”, imbuhnya.
Sementara Plt. Kepala DPMD Kabupaten Banyuwangi Drs. Ahmad Faisol NS., M.M saat dikonfirmasi terkait anggaran Pilkades yang belum realisasi. Merespon baik dan mengatakan dalam minggu ini bisa direalisasikan, “Insya Allah dalam minggu ini sudah bisa direalisasikan”, respon Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyuwangi melalui sleluler (chat WhatsApp). (r35).






