Peserta Sukun Tour de Muria Blora Expedition, Terkesan Dengan Rute Hutan Jati

Kabaroposisi.net |Blora – Peserta Sukun Tour de Muria Blora Expedition tahun 2023 mengaku puas dengan rute yang disajikan oleh panitia.

Jamaah, salah satu peserta Sukun Tour de Muria Blora Expedition tahun 2023 dari Kudus mengaku terkesan dengan masyarakat Blora yang selama perjalanan sangat antusias menyambut para peserta.

“Blora luar biasa, masyarakat sangat antusias menyambut kami. Tentu ini menjadi semangat dan point tersendiri,” ucapnya.

Tak hanya itu, lanjut Jamaah, saat berada di pit stop pertama (kampung Samin) juga disambut dengan hangat dan diberikan sejumlah Snack lokal yang tak jauh dari kehidupan sedulur Kampung Samin.

“Top pokoknya, Rute asyik, masyarakat juga sangat antusias sekali, sambutan yang luar biasa,” imbuhnya.

Amalia salah satu peserta perempuan di Sukun Tour de Muria Blora Expedition tahun 2023 berasal dari Malang mengaku terkesan dengan rute yang disajikan. “Asyik, keren juga rutenya, sepanjang perjalanan disuguhi dengan pemandangan pohon jati yang panjang,” jelasnya saat sampai di pit stop, Sabtu (16/9/2023).

Menurutnya selama ikut di sejumlah event sepeda, baru kali ini menemukan rute yang menantang dan asyik. “Baru kali ini, mendapatkan rute yang seperti ini, jalannya juga bagus, udaranya segar, dan tanjakannya juga menantang,” tuturnya.

Dalam event Sukun Tour de Muria Blora Expedition tahun 2023 ini ia mengaku berangkat bersama sejumlah temannya yang berasal dari Malang. “Berangkat kemarin bersama 25 teman lain, sebelumnya tentu sudah ada persiapan, jadi yakin nanti bisa sampai finish,” imbuhnya.

Sementara itu, Adit (11) salah satu peserta Sukun Tour de Muria Blora Expedition tahun 2023 termuda berasal dari Blitar mengaku sebelum ikut event sudah menyiapkan fisik secara matang. “Fisik sudah saya siapkan secara matang, jadi sudah terbiasa, pagi tadi masih sejuk tapi cuaca siang ini memang luar biasa panas,” tuturnya.

Untuk diketahui, Tour ini start dari Bandara Ngloram, Kecamatan Cepu, atau wilayah timur Kabupaten Blora. Kemudian melalui jalur selatan menuju Bendungan Randugunting, Kecamatan Japah, atau Kabupaten Blora bagian barat. Dan finish di Bandara Ngloram kembali, melalui jalur utara. Sehingga jarak kurang lebih 165,7km ini nanti jalurnya melingkar.

Sedangkan untuk start dimulai dari Bandara Udara Ngloram, kampung samin (pit stop 1), Bendungan Randugunting (pit stop 2), Kantor Bupati Blora (pit stop 3) dan kembali ke Bandara Ngloram. (GaS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *