Hardiknas, Michael : Peran Penting Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas SDM Mendorong Kemajuan Bangsa

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ditetapkan tanggal 2 Mei melalui Keputusan Presiden Nomor : 316 Tahun 1959. Berbicara soal Hardiknas tidak terlepas dari Ki Hajar Dewantara yang disebut sebagai “Bapak Pendidikan Nasional”. Dikutip dari beberapa suber, Ki Hajar Dewantara dikenali sebagai sosok pejuang yang memperjuangkan hak belajar bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang status sosial.

Hari ini Jumat 2 Mei 2025 rakyat Indonesia terutama insan Pendidikan, memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Yang dikenal dengan filosofi pendidikannya, “Ing Ngarso Sung Tulodo (Yang di depan memberi tauladan), Ing Madyo Mangun Karso (Yang di tengah membangun semangat), Tut Wuri Handayani (Yang di belakang memberikan dorongan)” itu. Filosofi pendidikan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara ini, menjadi inspiratif juga jadi  pedoman bagi dunia pendidikan Nasional.

Bacaan Lainnya

Pada moment Hardiknas ini Michael Edy Hariyanto, SH., MH (Ketua DPC Partai Demokrat, Pimpinan DPRD Banyuwangi, Ketua Komite FPD DPRD Kabupaten/Kota DPP Partai Demokrat. Selain menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional, juga menyampaikan pendapat terkait pendidikan. Yang mana Michael Edy Hariyanto berpendapat bahwa pendidikan punypenting yang sangat psangat untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), juga mendorong kemajuan bangsa.

“Yang pertama saya sampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional. Kita semua tentu sepakat bahwa pendidikan tidak bisa dipandang remeh terlebih di era perkembangan zaman yang pesat dan dibarengi kemajuan tehnologi. Artinya untuk bisa mengimbangi cepat dan pesatnya kemajuan zaman ini, kita harus punya bekal pendidikan dan kemampuan yang sepadan. Oleh karena itu yang ingin saya katakan, pendidikan punya peran yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang nantinya akan mendorong kemajuan bangsa ini”, ungkapnya.

Masih kata Michael ketika secara khusus dimintai pendapatnya tentang pendidikan di Kabupaten Banyuwangi. Yang mana Michael menyampaikan harapannya agar pendidikan di Banyuwangi untuk tidak hanya fokus pada soal mencerdaskan siswa saja. Akan tetapi harus diimbangi dengan pendidikan akhlaq dan keterampilan. Sehingga sekolah-sekolah yang ada di Banyuwangi meluluskan siswa-siswi selain pintar, punya skil/keterampilan, juga berakhlaq baik.

“Saya berharap pendidikan di Banyuwangi tidak hanya fokus pada soal membuat anak cerdas saja. Cerdas dan pintar itu penting, akan semakin sempurna bila dilengkapi dengan punya skil, ketrampilan, dan berakhlaq baik. Maka ini sejalan dengan apa yang jadi semboyan Ki Hajar Dewantara ing ngarso sung tulodo, ing mado mangun karso, dan tut wuri handayani. Dan saya yakin inilah yang sering saya dengar menurut para ulama ilmu yang bermanfaat”, pungkasnya. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *