Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Beberapa bulan berlalu warga Desa Sumberbaru Kecamatan Singojuruh, pernah melakukan aksi tanam pohon pisang di jalan. Sebagai bentuk protes kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, karena jalan rusak di desanya lama tidak dilakukan perbaikan. Aksi yang sama juga dilakukan oleh masyarakat di desa-desa lain, yang tujuanmya sama yaitu agar mendapat perhatian dari Pemerintah.
Mengetahui ada warganya bergagas akan gelar aksi galang dana (Kotak Amal) untuk perbaikan jalan, Kades Sumberbaru Eko Wahyudi. Sontak ajak komunikasi beberapa warganya meminta untuk tidak meneruskan aksinya itu.
“Alhamdulillah mas….berarti warga masih menghormati saya selaku Kepala Desanya, sehingga sebelum melakukan aksi, konsultasikan keinginannya kepada saya mas. Saya sudah wanti-wanti kepada warga untuk tidak melakukan aksi tanam pisang lagi seperti sebelumnya. Apalagi waktu acara Halal Bi Halal beberapa waktu lalu di Hotel Surya Jajag, Kepala Desa diminta agar terkait minta rusak jangan ada lagi aksi tanam pohon pisang. Bu Bupati juga ngomong kalau soal jalan-jalan yang rusak sudah ada datanya, kami diminta untuk bersabar dulu. Semoga saja jalan di Desa Sumberbaru disegerakan dilakukan perbaikan, karena ibarat antrian sangat lama kami mengantri mas”, tutur Kades Sumberbaru penuh harap.
