Kabaroposisi.net|BANYUWANGI – Bertempat di lapangan Desa Sragi Selasa malam 8 Juli 2025, berlangsung acara resepsi malam puncak dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Sragi (HARJASA) ke-122. Ribuan warga padati lapangan Desa Sragi, juga sekira kurang lebih 75 UMKM turut menikmati moment tersebut kais rejeki. Hanya satu kata terbaca dan pantas disampaikan di acara malam puncak HARJASA yaitu “Waoo….”.
Hadir dalam acara tersebut selain semua unsur Pemerintahan Desa Sragi, sebagai tamu undangan diantaranya Camat Songgon Norawi, Kapolsek Songgon AKP Puji Wahyono, SH, Danramil Songgon Kapten Inf. Totok Yuliyanto. Menjadi undangan kehormatan di malam itu adalah Kepala Desa senior Mura’i Ahmad, SE., SH., MH Kepala Desa Gumirih yang juga selaku Sekertaris DPD Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Jawa Timur.
Pada kesempatan tersebut sebelum digelar gebyar hiburan, Hartono, SH selaku Kepala Desa didampingi oleh Mura’i Ahmad Kepala Desa Gumirih yang juha selaku Sekertaris DPD Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Jawa Timur. Menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pihak, yang disebutnya telah mendukung dan mensupport penyelenggaraan perayaan memperingati Hari Jadi Desa Sragi ke-122. Lebih lantang lagi ketika Hartono menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Sragi yang disebut luar biasa guyub rukun dan kompak.
“Syukur alhamdulillah pada malam puncak acara Hari Jadi Desa Sragi ke-122 malam ini, cuaca cerah. Kita tahu bahwa hampir sebulan penuh desa Sragi diguyur hujan. Tapi malam ini berkat dukungan doa semua masyarakat Desa Sragi, kita malam ini cerah dan bisa memandangi indahnya bulan”, lontarnya.
Selanjutnya Hartono, berikan waktu kepada Mura’i Ahmad, SE. SH., MH yang berkali-kali disebutnya sebagai gurunya itu, untuk menyapa warga Desa Sragi.
Mura’i Ahmad dalam penyampaiannya awali dengan memperkenalkan diri, bahwa ternyata dirinya masih ada keturunan dari Sragi. Yang mana disebutnya bahwa Nenek dari Mura’i Ahmad bernama Mbah Ijah adalah warga Sragi. Sehingga ia merasa bahwa dirinya malam itu sedang bersama dan bertemu dengan saudara sendiri. Mura’i Ahmad juga sangat mengapresiasi melihat begitu antusiasnya masyarakat Sragi mendukung Pemerintah Desanya.
Mura’i Ahmad juga mengajak masyarakat Sragi yang hadir bersholawat dan berdoa, dengan harapan pahalanya ditujukan untuk para leluhur pendahulu Desa Sragi juga masyarakat Sragi umumnya.
Sementara Camat Songgon Norawi dalam sambutannya menjelaskan bahwa Hari Jadi Sragi sudah yang ke-122 tahun. Artinya Hari Ulang Tahun Desa Sragi lebih lama dari usia Hari Ulang Tahun kemerdekaan yang sebentar lagi ke-80 tahun. Lanjut Norawi gambarkan Usia 122 tahun kalau manusia mestinya sudah tidak kuat apa-apa lagi alias loyo. Tapi Desa Sragi semakin tua usia justru semakin lebih baik, terbukti dengan dilaksanakannya puncak acara malam ini luar biasa disebutnya.
Camat Norawi juga angkat topi dengan masyarakat juga Pemerintah Desa Sragi, dikatakannya bahwa baru pertama kali dalam sebuah acara sebesar ini. Masyarakat dan pejabat duduk bersama dibawah tidak ada kesan membeda-bedakan atau mengistimewakan salah satunya.
“Semoga kekompakan masyarakat Desa Sragi ini terjaga terus sampai nanti ke depan, demi kemajuan Desa Sragi. Yang hebat lagi, saya tadi dapat informasi bahwa ada masyarakat yang secara swadaya membagikan makanan kepada yang hadir untuk dimakan bersama, ini luar biasa sesekali sambungnya.
Camat Norawi juga mengajak masyarakat Desa Sragi untuk tidak melupakan para pendiri dan pejuang Desa Sragi terdahulu. Karena kata Norawi, Desa Sragi bisa seperti sekarang juga berkat jasa dan perjuangan para pendahulunya.
Berikut sehubungan di wilayah Kecamatan Songgon beberapa hari terakhir ada bencana banjir bandang di aliran sungai Badeng dan memakan korban nyawa juga membuat beberapa jembatan terputus. Camat menghimbau agar masyarakat peduli terhadap lingkungan terutama yang ada di hulu, disebutnya mungkin sudah berkurangnya pohon-pohon panahan air atau bisa jadi karena adanya alih fungsi lahan. (r35).
