Kabaroposisi.net | Magetan – Ratusan warga Desa Jambangan, Kecamatan Kawedanan, memadati Punden Kedung Dadi dalam acara Sedekah Bumi Bersih Desa, Jumat Legi (bertepatan dengan bulan Muharram). Tradisi turun-temurun ini digelar sebagai wujud syukur atas karunia Tuhan sekaligus mendoakan keselamatan, rezeki, dan keharmonisan warga.
Acara yang dihadiri oleh 14 RT ini berlangsung khidmat dengan kenduri (selamatan) bersama. Warga membawa berbagai hasil bumi dan makanan khas untuk didoakan bersama, sebelum dinikmati dalam makan besar sebagai simbol kebersamaan. Tak hanya itu, acara juga diramaikan dengan hiburan tradisional Langen Beksan serta penampilan grup seni Entrig Karawitan, dipandu oleh MC kondang Supri Joyo 99 — yang ternyata merupakan putra asli Desa Jambangan.
Kepala Desa Jambangan, David Indra Kusuma, menegaskan bahwa Bersih Desa bukan sekadar ritual tahunan, melainkan warisan budaya yang harus dilestarikan. “Ini adalah bentuk syukur sekaligus penghormatan kepada leluhur pendiri desa. Kami berharap, dengan tradisi ini, warga selalu diberi kesehatan, rezeki, dan dijauhkan dari marabahaya,” ujarnya.
Yang membuat tahun ini spesial, seluruh warga berkumpul di satu lokasi—Punden Kedung Dadi—menciptakan atmosfer lebih meriah. Usai doa bersama, warga menikmati hidangan, lalu bersuka cita dengan pertunjukan seni tradisional.
” Inilah wujud gotong royong dan kebersamaan kami. Sedekah Bumi bukan hanya seremonial, tapi juga pengikat tali silaturahmi, ” tambah David.
Dengan semangat Jawa yang kental, Desa Jambangan kembali membuktikan bahwa tradisi dan modernitas bisa berjalan beriringan, tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur leluhur. (pri⁹⁹)






