BANGKALAN | Kabaroposisi.net – Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, menggelar kegiatan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi absensi digital E-presensi. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (30/09/2025) di SDN Labuhan, Kecamatan Sepulu.
Sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh guru Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di wilayah Kecamatan Sepulu. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan serta perwakilan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKAD).

Menurut Sayadi, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Sepulu, kegiatan ini merupakan hasil inisiatif cepat yang hanya diajukan dua hari sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa respon dari pihak terkait sangat positif dan cepat.
“Kemarin lusa membuat ajuan untuk meminta akun E-presensi bagi pegawai Kecamatan Sepulu, khususnya para guru. Kami juga mengajukan permintaan sosialisasi kepada teman-teman dari Dinas Pendidikan, yang kemudian diteruskan ke BKD, dan alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” ujar Sayadi.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para peserta diberikan pemahaman teknis mengenai cara penggunaan aplikasi E-presensi. Materi disampaikan secara langsung oleh tim teknis dari dinas terkait.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam hal kehadiran guru dan staf ASN di lingkungan pendidikan Kecamatan Sepulu. Sistem absensi digital diharapkan mampu mencatat kehadiran secara real time dan akurat.
Sayadi menyampaikan bahwa ia sendiri sudah mencoba aplikasi E-presensi pada pagi hari sebelum kegiatan dimulai. “Tadi pagi saya sudah mencoba dan alhamdulillah aman-aman saja,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa sistem ini sangat mudah digunakan, dan diharapkan tidak akan menyulitkan guru maupun staf lainnya dalam proses absen harian.
Meski belum secara resmi diterapkan, informasi sementara menyebutkan bahwa penerapan aplikasi ini hanya tinggal menunggu surat edaran dari Bupati Bangkalan.
Namun demikian, pihak Korwil Sepulu berencana untuk mulai melakukan uji coba penggunaan aplikasi ini mulai tanggal 1 Oktober 2025.
“Kita akan coba mulai besok sebagai langkah awal,” kata Sayadi.
Diharapkan, dengan penerapan sistem E-presensi ini, kedisiplinan para guru dan staf kantor dapat lebih ditingkatkan, terutama dalam hal waktu kedatangan dan kepulangan.
“Semoga teman-teman guru dan staf kantor bisa lebih tepat waktu datang dan pulangnya, agar pembelajaran di sekolah bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam melakukan digitalisasi layanan dan administrasi ASN di lingkungan pendidikan.
Dengan sistem ini, proses rekap absensi juga dapat lebih efisien dan transparan, sehingga memudahkan pelaporan serta evaluasi kinerja kepegawaian.
Sosialisasi ini pun disambut positif oleh para guru yang hadir. Mereka mengapresiasi inisiatif cepat dari Korwil dan dukungan dari dinas terkait.
“Kami berharap sistem ini benar-benar bisa membantu meningkatkan pelayanan pendidikan dan tidak sekadar formalitas,” ujar salah satu guru peserta kegiatan.
Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan sesi tanya jawab dan simulasi langsung penggunaan aplikasi E-presensi.






