Kegiatan PKK Leces Tuai Sorotan, Panitia Tak Jelas dan Dana Desa Mengalir Puluhan Juta

Probolinggo|kabaroposisi.net,-12/12/2025 Pelaksanaan kegiatan TP PKK Kecamatan Leces dalam agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sinkronisasi Administrasi PKK se-Kecamatan Leces yang berlangsung di Hotel Bremi Permata, Desa Bremi, Kecamatan Krucil, pada Sabtu (29/11/2025), diduga menyimpan sejumlah kejanggalan dalam penggunaan anggaran.

 

Informasi didapat, kegiatan Bimtek peningkatan kapasitas kader PKK desa dan kecamatan—mencakup pelatihan tata cara pengisian data PKK dari Pokja I hingga Pokja IV—diikuti 68 kader dari 10 desa. Untuk kegiatan tersebut, masing-masing desa mengalokasikan Rp5 juta dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025, sehingga total anggaran yang terserap mencapai puluhan juta rupiah.

 

Camat Leces, Muhammad Sigit Pujitomo, saat dikonfirmasi, menyebut bahwa biaya tersebut merupakan kontribusi keikutsertaan desa dalam kegiatan Bimtek. Menurutnya, penyelenggara kegiatan adalah sebuah kepanitiaan yang dibentuk oleh PKK desa se-Kecamatan Leces, sementara TP PKK Kabupaten hadir sebagai pemateri dan pihak kecamatan hanya berstatus tamu undangan.

 

Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai siapa panitia resmi pelaksana kegiatan yang semestinya jelas mengingat kegiatan digelar secara kolektif dengan pendanaan dari Dana Desa Camat Sigit tidak memberikan jawaban dan memilih diam.

 

Sikap bungkam tersebut langsung memantik reaksi dari kalangan pegiat antikorupsi.

 

Ketua LSM PASKAL, Sulaiman, menilai sikap tersebut justru menguatkan dugaan ketidakwajaran dalam kegiatan tersebut.

 

“Dalam peribahasa, diam itu emas. Tapi bukan bagi pejabat, apalagi camat yang menjadi pembina. Kalau pembinanya mengamalkan peribahasa ‘diam adalah emas’, siap-siap binaannya tersesat kemudian,” tegas Sulaiman.

 

Ia memastikan pihaknya akan melakukan telaah mendalam terkait pelaksanaan Bimtek PKK se-Kecamatan Leces, termasuk mengenai iuran Rp5 juta per desa yang bersumber dari Dana Desa. Sulaiman berharap tidak ditemukan praktik melawan hukum atau upaya mencari keuntungan pribadi yang dikemas melalui kegiatan PKK. (Wn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *