KABAROPOSISI.NET|Tulungagung – Bupati Tulungagung, Jawa Timur, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menunjukkan respons cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke ruas jalan di Desa Besole, Kecamatan Besuki, yang terdampak banjir lumpur, Sabtu (31/1/2026). Sidak ini dilakukan setelah beredarnya video keluhan warga di media sosial yang memperlihatkan kondisi jalan tergenang lumpur dan air cukup dalam sehingga menghambat aktivitas serta akses transportasi masyarakat.
Bupati Gatut Sunu tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dan meninjau langsung kondisi jalan bersama sejumlah pejabat terkait. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Camat Besuki Andi Adiweanto, S.E., M.M., Kepala Desa Besole Suratman, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung Erwin Novianto, S.T., M.T., serta Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Sudarmaji, S.Sos., M.Si.
Selain faktor alam berupa banjir lumpur, Bupati menemukan persoalan lain yang dinilai cukup memprihatinkan. Di lokasi sidak, terdapat kerusakan jalan yang diduga akibat ulah oknum masyarakat yang sengaja mengelupas lapisan aspal pada area jalan yang tergenang air. Kerusakan tersebut diperkirakan berukuran sekitar 3 x 3 meter dan dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Kerusakan jalan bukan hanya disebabkan oleh banjir lumpur, tetapi juga karena tindakan yang justru memperparah keadaan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujar Bupati Gatut Sunu saat meninjau lokasi.
Ia juga langsung menginstruksikan kepada perangkat daerah terkait agar segera melakukan pembersihan lumpur di sepanjang ruas jalan terdampak. Langkah ini penting untuk meminimalisasi risiko kecelakaan dan memastikan keamanan pengguna jalan.
“Kami perintahkan dinas terkait untuk segera membersihkan lumpur di ruas jalan agar tidak membahayakan masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gatut Sunu juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan arif dalam menyikapi persoalan infrastruktur. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berupaya melakukan penanganan secara cepat dan terkoordinasi.
“Kami berharap masyarakat dapat bersikap arif dan tidak melakukan tindakan yang justru merugikan kepentingan bersama. Mari kita jaga situasi, keamanan, dan kondusivitas Kabupaten Tulungagung,” imbuhnya.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung memastikan penanganan akan segera dilakukan, mulai dari normalisasi drainase oleh BPBD hingga perbaikan struktur jalan oleh Dinas PUPR. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan akses dan mobilitas warga Desa Besole dalam waktu dekat, sekaligus menjaga infrastruktur publik sebagai aset bersama yang harus dirawat secara kolektif.(Hanik)






