Jalan Akses Pendidikan dan Ekonomi Dikeluhkan warga, Yuliawan: Perlu Segera Ada Perbaikan Demi Kenyaman Warga dan Anak Didik.

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Hari libur Kenaikan Isa Al Masih pada Kamis (14/5/2026) tidak menyurutkan semangat Yuliawan Bambang Sukiyanto untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV ini menyempatkan diri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh. Kehadiran legislator dari Fraksi Demokrat tersebut bertujuan untuk meninjau kondisi infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama warga setempat.

Kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut dikonfirmasi oleh Joko, salah satu tokoh masyarakat Dusun Kedunglewung, Desa Kemiri. Ia mengungkapkan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung selama hampir sepuluh tahun tanpa perbaikan yang berarti.

Bacaan Lainnya

“Jalan ini rusak sudah hampir 10 tahunan. Sering terjadi kecelakaan di sini karena pengendara saling berebut jalan yang masih utuh demi menghindari lubang dan kubangan air,” keluh Joko.

Ia pun menaruh harapan besar agar melalui pengawalan Yuliawan, akses jalan tersebut bisa segera diperbaiki oleh pemerintah daerah.

​Menanggapi keluhan warga, Yuliawan menegaskan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar persoalan ini mendapat penanganan cepat.

“Terkait kondisi jalan yang rusak ini, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak dinas terkait agar segera dilakukan perbaikan. Ini sangat mendesak karena merupakan akses utama pendidikan bagi anak-anak didik serta jalur vital bagi ekonomi dan pertanian warga. Kondisi saat ini bahkan sudah rawan kecelakaan, sehingga perlu segera ada perbaikan demi kenyamanan warga,” tegas Yuliawan di sela-sela peninjauannya.

​Untuk diketahui, ruas jalan di Desa Kemiri ini memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung antarwilayah, mulai dari Desa Sumberbaru hingga ke desa-desa di wilayah Kecamatan Songgon. Mengingat fungsinya yang sangat penting sebagai urat nadi mobilitas warga dan distribusi hasil bumi, perbaikan jalan ini dinilai tidak bisa ditunda lagi demi mendukung produktivitas dan keselamatan masyarakat di beberapa desa tersebut. (ktb).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *