Jembatan Di Desa Sumberbaru Yang Hilang Tersapu Banjir Bandang, Diupayakan Pembangunannya Melalui Program TMMD

KABAROPOSISI.NET| Banyuwangi – Banjir bandang yang terjadi pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Badeng pada tahun 2018, yang membuat masyarakat Desa Alasmalang terdampak paling parah. Ternyata juga porak-porandakan sejumlah fasilitas umum yang berada di aliran sungai Badeng. Salah satunya adalah jembatan yang ada di Dusun Umbulrejo Desa Sumberbaru Kecamatan Singojuruh.

Jembatan yang sebelumnya jadi akses vital masyarakat dalam melakukan aktivitas pertanian, putus total nyaris tak berbekas tersapu derasnya arus banjir bandang. Sejak itu masyarakat harus memilih jalur alternatif bahkan ada yang terpaksa seberangi sungai agar lebih cepat. Pasalnya sejak jembatan raib, masyarakat Desa Sumberbaru khususnya petani mengalami kesulitan.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana disampaikan oleh Kades Sumberbaru Eko Wahyudi, jembatan yang menghubungkan Dusun Umbulrejo dengan Dusun Kendal itu. Merupakan akses vital pertanian yang bisa dilalui kendaraan Truck dan Pick Up untuk mengangkut hasil panen. Juga jadi akses anak-anak sekolah dari Desa Sragi Kecamatan Songgon ke SMPN 2 Mambaul Falah Desa Kemiri Kecamatan Singojuruh.

Selanjutnya Eko Wahyudi selaku Kepala Desa, meneruskan aspirasi masyarakatnya. Bangun komunikasi dan koordinasi dengan salah satu personil TNI Pos Ramil 0825/13 Singojuruh Pelda Pipik Supriyadi. Menyampaikan harapannya ada pembangunan kembali jembatan di Dusun Umbulrejo yang hilang disapu banjir bandang itu. Karena kata Eko Wahyudi, jembatan dimaksud betul-betul vital untuk akses pertanian dan umum.

Mungkin buah dari hasil komunikasi dan koordinasi sebagaimana diurai sebelumnya, pada Jumat 10 April 2026 Danramil Singojuruh Kapten Inf. Misdari bersama beberapa personil anggotanya tinjau lokasi jembatan. Informasi yang diterima awak media, keinginan masyarakat dibangun jembatan akan diupayakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kehadiran TNI (Pos Ramil Singojuruh) tentu membuat masyarakat Sumberbaru menghela nafas lega penuh harap.

Sekilas informasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah program terpadu lintas sektoral antara TNI, kementerian, lembaga pemerintah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan di pedesaan, daerah terpencil, perbatasan, dan daerah miskin/kumuh. Program tersebut bertujuan meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat melalui sasaran fisik dan non fisik.

Secara terpisah Kades Eko Wahyudi mewakili masyarakatnya, menyampaikan harapannya. Semoga keinginan adanya pembangunan jembatan tersebut bisa terwujud melalui program TMMD.

“Saya atas nama masyarakat terima kasih kepada Pak Danramil Singojuruh dan TNI umumnya. Meski masih belum terlaksana, setidaknya dilakukan tinjau lokasi masalah jembatan di desa kami, adalah wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat. Harapan kami, semoga dalam waktu tidak lama bisa realisasi, sehingga masyarakat dan petani khusunya bisa lancar dalam melakukan aktivitas pertaniannya”, ungkapnya penuh harap. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *