Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Tensi turnamen Piala Ketua PSSI Banyuwangi semakin memanas seiring berakhirnya babak 16 besar yang berlangsung sengit di Lapangan Maron, Genteng. Sebanyak delapan tim tangguh resmi mengantongi tiket menuju babak perempat final (8 besar) yang akan mulai digulirkan pada Sabtu besok, 16 Mei 2026.
Delapan kesebelasan yang siap bertarung habis-habisan tersebut adalah CAISAR FC (Karangsari), PERSEGAM FC (Gambiran), LASKAR MUDA FC (Kembiritan), ARGENT FC (Genteng), PMJ FC (Glenmore), MILAN FC (Genteng), PSG FC (Kedunggebang), dan DESI BANTENG FC (Muncar).
Menyongsong babak krusial ini, Direktur Wasit PSSI Banyuwangi, Yuliawan Bambang Sukiyanto, memberikan jaminan penuh terkait integritas kepemimpinan di atas lapangan.
Dalam pertemuan yang digelar di Resto Baron Ndutz Gambiran pada Jumat (15/5), Yuliawan memastikan bahwa seluruh perangkat pertandingan yang bertugas hingga laga final nanti akan menjunjung tinggi sikap adil, netral, dan profesional.
Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas turnamen sekaligus memastikan bahwa kemenangan setiap tim diraih secara murni berkat strategi dan kemampuan teknis.
Pihak PSSI Banyuwangi juga tidak main-main dalam menegakkan kedisiplinan bagi para pengadil lapangan. Yuliawan menegaskan akan ada sanksi berat berupa dispensasi atau pembebasan tugas selama 3 bulan, 6 bulan, hingga 1 tahun bagi wasit yang terbukti melakukan kesalahan fatal, apalagi jika terlibat dalam praktik suap-menyuap.
Untuk itu, para wasit diperintahkan memimpin dengan leluasa tanpa tekanan maupun rasa takut, sehingga setiap keputusan yang diambil murni berdasarkan keahlian dan keyakinan sesuai dengan aturan permainan yang berlaku.
Instruksi tegas ini juga merespons beberapa catatan evaluasi dari laga-laga sebelumnya di Lapangan Maron, di mana wasit sempat dinilai ragu-ragu dan terkesan sungkan saat menghadapi protes dari pemain “senior”.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Wasit mengimbau wasit yang bertugas mulai besok untuk lebih berani dalam mengambil tindakan, termasuk mengeluarkan kartu jika diperlukan.
PSSI dan panitia pun telah meningkatkan jaminan keamanan bagi wasit dengan menambah personel pengamanan dari unsur Kepolisian dan TNI guna mencegah adanya intervensi dari pihak luar.
Duel pembuka babak 8 besar dipastikan akan menyedot perhatian publik bola Banyuwangi, di mana kesebelasan CAISAR FC (Karangsari) akan ditantang oleh PERSEGAM FC (Gambiran) pada Sabtu (16/5) pukul 15.15. WIB. Dengan jaminan kepemimpinan wasit yang lebih tegas dan pengamanan yang ketat, laga ini diharapkan menjadi tontonan yang berkualitas sekaligus membuktikan semangat sportivitas yang tinggi dalam sepak bola Bumi Blambangan. (ktb).






