Piala Ketua PSSI Banyuwangi Hari Ke – 4, 8 Besar, Desy Banteng FC Tundukkan PSG FC.

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Open Turnamen perebutkan Piala Ketua PSSI Banyuwangi, semakin ke belakang semakin seru dan ramai penontonnya. Memasuki babak 8 besar animo masyarakat menonton setiap gelaran laga semakin tinggi. Karena di babak 8 besar mempertemukan klub-klub yang hebat dan mempertontokan aksi pemain bola berkelas yang kerap kali menghiasi liga-liga besar di tanah air.

Di hari ke – 4 babak 8 besar Piala Ketua PSSI Banyuwangi di lapangan RTH Maron Genteng Selasa 19 Mei 2026 mempertandingkan squad PSG Fc Kedung Gebang dengan Desy Banteng Fc Muncar. Penonton pun membeludak menyaksikan laga adu kuat ke dua klub yang masing-masing dihuni oleh pemain-pemain berlabel liga 1, 2, dan 3 itu.

Bacaan Lainnya

PSG Fc Kedung Gebang di laga kali ini mengenakan jersy kebanggaannya serba hitam, sementara Desy Banteng Fc Muncar mengenakan jersy warna ping kombinasi biru muda. Di menit-menit awal babak pertama ke dua tim menampilkan permainan landai saling jajaki kekuatan dan cari kelemahan masing-masing. Pada sekira menit ke 5′ sepertinya Desy Banteng Fc mulai menemukan pola permainannya. Mampu menguasai permainan dan mendominasi penyerangan membuat pertahanan PSG Fc sesekali kedodoran.

Pada sekira menit ke 15′ pemain Desy Banteng bernama Alvian sempat memanfaatkan bola liar lakukan tendangan keras melesat tipis di atas mistar gawang PSG Fc. Sementara PSG Fc di babak pertama sesekali lakukan serangan balik memanfaatkan kegagalan serangan lawannya. Namun barisan pertahanan Desy Banteng Fc yang dimotori Guntur Ariadi dan Idris berhasil mementahkannya.

Jelang akhir menit babak pertama, terjadi pelanggaran keras oleh pemain Desy Banteng memicu terjadinya trobel fisik antar pemain. Lantaran hal tersebut sang pengadil pertandingan terpaksa hadiahi hukuman kartu merah pada pemain yang terlibat baik dari PSG Fc maupun Desy Banteng Fc. Akhirnya di babak pertama baik PSG Fc juga Desy Banteng Fc terpaksa harus berjuang dengan 10 pemain saja.

Jelang menit terakhir sepertinya Dewi Fortuna memberikan keberuntungan pemain Desy Banteng Fc. Yang mana pemain belakang PSG Fc melakukan pelanggaran di area kotak terlarang. Akhirnya wasit hadiahi Desy Banteng Fc dengan tendangan pinalti. Bertindak selaku eksekutor tendangan pinalti dari Desy Banteng Fc pemain bernama Ibrahim. Dengan gayanya yang dingin sontekan Ibrahim berhasil jebol gawang PSG Fc, dan skor 1-0 keunggulan Desy Banteng Fc hingga peluit panjang akhir babak pertama berbunyi.

Lanjut di babak ke dua, tim PSG Fc yang sudah ketinggalan 1 gol, meningkatkan pola permainannya kerja keras untuk menyamakan kedudukan. Penguasaan permainan pun jadi berimbang, serangan demi serangan yang dilakukan cukup membahayakan gawang Desy Bateng Fc. Sementara tak kalah ngeyel, pemain Desy Banteng Fc pun berusaha keras ingin menambah keunggulannya. Pemain Desy Banteng Fc di babak ke dua lebih sering lakukan penyerangan melalui sayap sisi kanan dan sisi kiri lawan.

Seperti kata-kata bijak bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil, itulah yang terjadi pada tim Desy Banteng Fc. Di mana sang kapten Anis Carlos Mujiono melalui tendangan kaki terkuatnya, mampu sarangkan bola di pojok kiri gawang PSG Fc. Akhirnya kedudukan jelang akhir menit babak ke dua berubah menjadi 2-0 untuk keuggulan tim Desy Banteng Fc.

Di sisa-sisa menit babak ke dua, tim PSG Fc ketinggalan 2 gol dari lawannya, meninggikan tensi penyerangan berusaha hindari kekalahan. Sayangnya waktu yang tersisa tidak cukup untuk bisa memenuhi hasrat tim PSG Fc terhindar dari kekalahan. Laga pun berakhir dengan kemenangan tim Desy Fc hingga peluit panjang berbunyi dengan skor 2-0. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *