Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Pada sekira bulan Juli 2026 akan digelar Turnamen sepak bola Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Cup Jawa Timur. Yang mana Kepala Desa se Provinsi Jawa Timur dari sebanyak 36 Kabupaten akan berlaga, yang akan digelar di 2 tempat, yaitu di stadion Kanjuruhan Malang dan stadion Deltras Sidoarjo.
Dalam persiapan menuju PDKI Cup Jatim itu skuad PKDI Kabupaten Banyuwangi, Rabu 17 Juni 20026 lakoni laga uji coba dengan PKDI Kabupaten Jember di stadion Kawangrejo Mayang. Pengamatan media ke dua tim dihuni oleh pemain yang sarat pengalaman bermain bola. Hal itu terlihat dari performa atau tehnik memainkan si kulit bundar di lapangan, hanya memang faktor usia dan fisik kurang mendukung.
Namun demikian tetap patut diapresiasi, para Kepala Desa baik dari PKDI Kabupaten Banyuwangi maupun PKDI Kabupaten Jember masih berpartisipasi rangsang kemajuan sepak bola di tanah air. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Ketua PKDI Kabupaten Banyuwangi Budiharto.
“Kami para Kepala Desa tentu dari segi usia dan fisik tidak mungkin mengejar prestasi, namun kami yang serba kurang sarat ikut menggelorakan sepak bola. Setidaknya melalui sepak bola ini bisa memperkuat silaturrahmi antar Kepala Desa. Kalau tidak salah ada ungkapan yang mengatakan bahwa sepak bola jadi alat pemersatu bangsa”, tutur Budiharto di sela jalannya laga babak pertama.
Sementara jalannya laga uji coba antara PKDI Kabupaten Banyuwangi lawan PKDI Kabupaten Jember di stadion Kawangrejo berlangsung seru. Sejak awal babak pertama dimulai ke dua tim saling jual beli serangan, dan sesekali pemain depan ke dua tim bobol gawang lawannya. Fajar Aulia pemain depan PKDI Kabupaten Banyuwangi beberapa kali berhadap-hadapan dengan penjaga gawang gagal mengkonversi gocekannya jadi gol.
Di babak pertama Dewi Fortuna sepertinya tidak berpihak baik pada tim PKDI Kabupaten Banyuwangi maupun PKDI Kabupaten Jember. Akhirnya hingga sang pengadil lapangan tiup peluit panjang akhir babak pertama skor imbang 0-0. Saat turun minum terlihat tim pelatih dari ke dua tim berbusa-busa memberikan pengarahan dan atur strategi menuju babak ke dua.
Pada babak ke dua baik tim PKDI Kabupaten Banyuwangi maupun PKDI Kabupaten Jember saling berambisi untuk menguasai jalannya pertandingan di menit-menit awal. Memasuki menit ke 10′ babak ke dua, tim PKDI Banyuwangi menaikkan tempo permainan, umpan bola dari kaki ke kaki apik ditonton. Alhasil diawali dari Muhamsin pemain depan PKDI Kabupaten Banyuwangi berhasil konversi bola liar di depan gawang jadi gol. Skor keunggulan sementara 1-0 untuk PKDI Kabupaten Banyuwangi.
Ketinggalan 1 gol, tim PKDI Kabupaten Jember bersikeras untuk bisa menyamakan kedudukan. Beberapa kali gawang PKDI Kabupaten Banyuwangi yang dikawal Oblong terancam oleh tendangan keras yang dilesatkan pemain depan PKDI Kabupaten Jember. Beruntung penjaga gawang PKDI Kabupaten Banyuwangi Oblong dengan aksi heroiknya berhasil menyelamatkan.
Tak puas hanya dengan satu gol, hanya selang 2 menit berjalan, Muhansin kembali mampu sarangkan bola ke gawang PKDI Kabupaten Jember ke duanya. Selanjutnya PKDI Kabupaten Banyuwangi semakin beringas bernafsu untuk menambah gol. Tak sia-sia perjuangannya, PKDI Kabupaten Banyuwangi jelang menit-menit akhir babak ke dua berhasil nambah gol melalui kaki Fajar Aulia dan Hartono.
Ketinggalan 4 gol tim PKDI Kabupaten Jember berusaha keras untuk bisa membuat tipis keunggulan PKDI Kabupaten Banyuwangi. Namun sisa waktu di babak ke dua tidak memungkinkan, PKDI Kabupaten Jember hingga akhir babak tanpa gol balasan. Laga uji coba pun berkahir dengan kemenangan PKDI Kabupaten Banyuwangi skor 4-0. (ktb/r35).






