Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Tindak kejahatan belum tentu tejadi karena ada niatan, namun bisa terjadi karena ada peluang dan kesempatan. Hal tersebut sebagaimana informasi yang tertangkap awak media hari ini Senin 6 Juli 2026. Ada peristiwa dugaan penipuan oleh oknum yang mengaku sebagai pegawai kantor Kecamatan terhadap warga miskin penerima bantuan sosial (Bansos).
Sebagaimana disampaikan oleh Dedy Utomo selaku Ketua Tim Kabupaten (Katimkab) SDM PKH Banyuwangi. Ia mengaku menerima laporan dari disebutnya Vivin Mareti selaku Ketua Tim Kecamatan (Katimcam) SDM PKH Siliragung. Bahwa ada 3 warga penerima Bansos jadi korban dugaan penipuan oleh oknum berseragam mengatasnamakan pegawai Kecamatan.
Adapun kronologis kejadian yang diterima oleh Dedy Utomo (Katimkab) dari Vivin Mareti (Katimcam) Siliragung. Kejadian dugaan penipuan pada KPM atas nama Ahmad Ponidi di tanggal 23 Juni 2026 (penerima PBI JKN aktif), atas nama Jaiman di tanggal 4 Juli 2026 (penerima BPNT aktif), dan Pujiati di tanggal 4 Juli 2026 (penerima BPNT nonaktif).
Sementara modus yang digunakan oleh ke terduga pelaku, pertama menjanjikan akan mengusahakan mendapatkan bantuan sebagai Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) dengan meminta imbalan sebesar Rp. 500.000. Modus lainnya oknum tersebut menjanjikan warga memasukkan menjadi penerima Bansos dengan meminta imbalan sebesar Rp 350.000.
Karena target tidak memiliki uang, akhirnya oknum pelaku bertanya dan meminta KKS BPNT-nya, dan janji akan dikembalikan pada hari Jum’at ternyata tidak dikembalikan juga. Untuk meyakinkan, oknum terduga pelaku mendatangi rumah warga menanyakan bantuan apa saja yang sudah diterima. Selanjutnya terduga pelaku ambil gambar (foto) buku rekening dan ijin membawa kartunya/KKS BPNT-nya.
Berkaca pada kejadian dugaan penipuan yang menimpa warga miskin KPM Bansos di Kecamatan Siliragung tersebut. Dedy Utomo selaku Katimkab SDM PKH Banyuwangi, melalui media menyampaikan himbauan.
“Terkait kejadian di Kecamatan Siliragung, saya meminta kepada seluruh ASN SDM PKH, menginformasikan kepada KPM penerima bansos. Untuk tidak percaya apabila ada oknum yang mengaku bisa mengusahakan mendapatkan Bansos, karena penerimaan Bansos sudah ada aturan dan mekanismenya. Dan apabila ada KPM penerima Bansos di rugikan atau ada sesuatu yang mencurigakan, hendaknya segera melaporkan kepada pemerintah desa, Kecamatan dan SDM PKH setempat selanjutnya untuk dilaporkan ke aparat penegak hukum”, himbaunya.
Dedy Utomo menyampaikan apresiasi kepada Katimcam SDM PKH Siliragung, karena tanggap dan sigap merespon kejadian yang menimpa KPM Bansos di wilayahnya. Dedy berharap kepada semua Katimcam, kejadian di Kecamatan Siliragung. Sebagai warning antisipasi agar tidak terjadi hal serupa kepada KPM di wilayah masing-masing. (r35).






