Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Bertempat di Pendopo kantor Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Selasa 14 Juli 2026. Ada kegiatan sosialisasi “Gerakan Cegah Stunting”, oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi. Kolaborasi dengan Bidang 4 Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi dan Puskesmas Singojuruh.
Hadir dari Dinas Kesehatan Ina
Sebelum acara sosialisasi dimulai, kepada puluhan pasang suami istri yang hadir, difasilitasi layanan cek kesehatan gratis. Tak hanya itu, layanan cek kesehatan juga dilakukan kepada masyarakat yang kebetulan sedang butuh pelayanan di kantor Kecamatan Singojuruh. Bahkan Camat, Kapolsek, Batuud Pos Ramil 0825/13 Singojuruh dan staf Kecamatan tak sia-siakan kesempatan tersebut.
Camat Singojuruh Iwan Yos Sugiharto, S. Sos., M. Si pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pemerintah khususnya Pemkab Banyuwangi saat ini sangat fokus pada penanganan stunting. Dijelaskan oleh Camat, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Anak stunting memiliki tinggi badan jauh di bawah standar kurva pertumbuhan anak seusianya. Stunting dapat dicegah dengan memastikan pemenuhan gizi yang seimbang.
Oleh karena itu dihimbau oleh Camat, agar keluarga betul-betul memperhatikan asupan gizi untuk anak-anaknya. Agar memahami bagaimana cara mencegah stunting, Camat berharap kepada yang hadir. Untuk mengikuti dan menyimak dengan baik penjelasan yang akan disampaikan oleh narasumber/pemateri.
Setelah acara seremony, sosialisasi terkait cegah stunting dan lain-lain disampaikan oleh dr. Juwana Njata Saputra selaku Ketua Bidang 4 TP-PKK Kabupaten Banyuwangi. Sekilas awak media tangkap ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting diantaranya A, B, C, D, E dengan penjabaran A : Aktif minum tablet tambah darah, B : Bumil teratur periksa kehamilan, C : Cukupi konsumsi protein hewani, D : Datang ke posyandu setiap bulan, dan E : Ekslusif Asi 6 bulan. (r35).
