KABAROPOSISI.NET|Yogyakarta – Sebanyak 300 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Blora mengikuti kegiatan profiling di Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang dibuka langsung Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kepegawaian berbasis kompetensi, sistem merit, dan manajemen talenta.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Budhe Rini menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti profiling serta kepada Kantor Regional I BKN Yogyakarta yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, profiling merupakan langkah strategis untuk membangun sistem kepegawaian yang objektif dan profesional.
Sri Setyorini menjelaskan, hasil profiling akan menjadi salah satu dasar dalam penempatan ASN sesuai standar kompetensi, sekaligus mendukung penerapan sistem merit dan pengisian basis data manajemen talenta. Ia menambahkan, seluruh ASN, mulai dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas hingga jabatan Fungsional dan Pelaksana, memiliki kewajiban mengikuti proses tersebut.
Lebih lanjut, ia mengatakan penerapan manajemen talenta telah diatur secara nasional sehingga penempatan pejabat dapat disesuaikan dengan kompetensi serta kebutuhan organisasi. Ke depan, sistem tersebut juga membuka peluang mobilitas Jabatan Pimpinan Tinggi antarinstansi, baik di tingkat pusat maupun daerah, sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, Wakil Bupati meminta seluruh peserta mengikuti assessment dengan sungguh-sungguh, jujur, dan memberikan kemampuan terbaik. Menurutnya, profiling bukan sekadar formalitas, melainkan kesempatan bagi setiap ASN untuk mengenali potensi, kompetensi, sekaligus membuka peluang pengembangan karier di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Blora, Drs. Heru Eko Wiyono, menjelaskan kegiatan profiling dilaksanakan selama satu hari dan diikuti 300 peserta yang dibagi dalam dua sesi, masing-masing berisi 150 orang. Peserta terdiri atas 18 pejabat Eselon II, lima pejabat Eselon III, 48 pejabat Eselon IV, serta 229 ASN dari jabatan fungsional dan pelaksana.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta mengikuti assessment berbasis Computer Assisted Test (CAT) dengan mengerjakan 500 soal selama 150 menit. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Blora berharap tersedianya data kompetensi dan potensi ASN yang lebih komprehensif sebagai dasar penguatan manajemen talenta, penerapan sistem merit, serta penempatan pegawai sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi yang dimiliki. (GaS)






