DPRD Banyuwangi Dukung Festival Gandrung Sewu 2026, MICHAEL: Budaya Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat.

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Upaya mempromosikan potensi pariwisata sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Kabupaten Banyuwangi kepada masyarakat luas terus mendapatkan dukungan berbagai pihak. Salah satunya dari jajaran legislatif DPRD Kabupaten Banyuwangi.

Pimpinan DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, S.H., M.H., bersama Ketua Fraksi Partai Demokrat, Emy Wahyuni, serta sejumlah anggota legislatif DPRD Banyuwangi, menghadiri kegiatan promosi pariwisata daerah dan pengembangan event pariwisata melalui Festival Gandrung Sewu 2026, Rabu (14/10/2026).

Bacaan Lainnya

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mantan Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas, serta jajaran terkait Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event unggulan daerah, salah satunya Festival Gandrung Sewu yang telah menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi.

Festival Gandrung Sewu bukan sekadar pertunjukan seni tari kolosal, melainkan juga representasi kekayaan tradisi, identitas, kreativitas, dan kebanggaan masyarakat Banyuwangi. Melalui kegiatan ini, Banyuwangi diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki daya tarik wisata sekaligus kekuatan budaya yang luar biasa.

Michael Edy Hariyanto, S.H., M.H., Pimpinan DPRD Banyuwangi, sekaligus Ketua DPC Partai Demokrat menyampaikan bahwa Festival Gandrung Sewu merupakan aset kebanggaan daerah yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan dipromosikan secara luas.

Menurut Michael, kegiatan promosi pariwisata seperti ini memiliki arti penting karena tidak hanya memperkenalkan keindahan dan kebudayaan Banyuwangi, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Festival Gandrung Sewu merupakan kebanggaan masyarakat Banyuwangi. Ini bukan hanya tentang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga tentang bagaimana kita menunjukkan kepada dunia bahwa Banyuwangi memiliki kekayaan tradisi, kreativitas, dan potensi pariwisata yang luar biasa,” ungkap Michael.

Ia menambahkan, DPRD Banyuwangi tentu mendukung berbagai langkah dan kolaborasi yang bertujuan memajukan pariwisata daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, pelaku seni, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar potensi pariwisata Banyuwangi terus berkembang.

“Harapan kami, Festival Gandrung Sewu terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitasnya. Jangan sampai budaya dan kesenian lokal hanya menjadi tontonan, tetapi harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Para pelaku seni, UMKM, sektor perhotelan, kuliner, dan usaha masyarakat lainnya juga harus ikut merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Michael juga berharap kolaborasi antara InJourney dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat menjadi momentum untuk semakin memperluas promosi pariwisata Banyuwangi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Festival Gandrung Sewu 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata Indonesia, sekaligus menjaga warisan seni dan budaya agar tetap hidup dan membanggakan generasi mendatang. (Ktb).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *