HSN 2026, MWC NU Singojuruh Akan Gelar Kegiatan Donor Darah

Kabaroposisi.net.|BANYUWANGI – Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Ditetapkan bahwa tanggal 22 Oktober adalah sebagai Hari Santri Nasional (HSN).

Sebagaimana dikutip dari beberapa sumber, ditetapkannya tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN). Penghargaan Pemerintah juga rakyat Indonesia serta pengakuan atas jasa/peran besar para Ulama dan kaum Santri. Dalam merebut, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan Indonesia.

Bacaan Lainnya

Membuktikan bahwa sampai sekarang peran Ulama dan Santri mengisi kemerdekaan Indonesia masih segar. Merepresentasikan warisan semangat juang dan nasionalisme yang ditinggalkan para pendahulunya.

Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Singojuruh, yang dinahkodai Alwi Mudhofir dan jajarannya. Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Akan menyelenggarakan kegiatan sosial yaitu “Donor Darah”.

Sebagaimana diinformasikan oleh H. Laily Safa’at (Ketua Panitia HSN MWC NU Singojuruh). Bahwa Kegiatan kemanusiaan tersebut (Donor Darah) akan dilaksanakan pada: Hari : Rabu ,Tanggal: 21 Oktober 2026, Jam: 13.00 WIB – Selesai, bertempat di : RTH Singojuruh.

Ketua MWC NU Singojuruh, Mudhofir Alwi, S.Pd, dalam keterangannya terkait agenda mulia itu menyampaikan. Bahwa kegiatan “Donor Darah” ini merupakan wujud nyata khidmat santri kepada negeri.

“Santri tidak hanya mengaji, tapi juga berbakti untuk kemanusiaan. Setetes darah kita bisa menyelamatkan sesama, santri sehat negara kuat” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia HSN MWC NU Singojuruh,H. Laily Safa’at, menjelaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk umum.

“Kami mengajak seluruh warga Singojuruh, Banjar NU, Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPNU-IPPNU, dan masyarakat umum untuk ikut berpartisipasi. Selain donor darah, akan ada pemeriksaan kesehatan dasar gratis,” terang H. Safa’at.

Kegiatan yang mengusung tema “Setetes Darah, Selamatkan Sesama”. Panitia menargetkan puluhan kantong darah yang nantinya akan disalurkan melalui PMI Kabupaten Banyuwangi.

Panitia berharap momentum Hari Santri 22 Oktober ini menjadi pengingat bahwa Resolusi Jihad Hadratus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari adalah semangat cinta tanah air dan kemanusiaan. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *