KABAROPOSISI.NET|Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan mulai mengerjakan proyek peningkatan saluran drainase di Jalan Timor. Pembangunan infrastruktur ini dilakukan untuk mengoptimalkan aliran air sekaligus mengantisipasi potensi genangan, terutama saat curah hujan meningkat.
Proyek peningkatan drainase tersebut menjadi bagian dari upaya pembenahan infrastruktur perkotaan agar sistem pembuangan air dapat berfungsi lebih optimal. Keberadaan saluran yang memadai diharapkan mampu mendukung kenyamanan masyarakat sekaligus menjaga kondisi jalan di sekitarnya.
Berdasarkan informasi pada papan proyek di lokasi, pekerjaan ini menggunakan anggaran APBD Kabupaten Magetan dengan nilai kontrak sebesar Rp166.428.000. Pelaksana pekerjaan adalah CV Surya Try Sakti, sedangkan pengawasan dilakukan oleh CV Reksa Bumi Konsultan.
Proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 90 hari kalender, sesuai dengan ketentuan dalam kontrak pekerjaan.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten Magetan, Rohmad Zainuddin, menegaskan bahwa peningkatan saluran drainase menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penataan infrastruktur perkotaan. Saluran air yang berfungsi baik diperlukan untuk memperlancar pembuangan air hujan dan mengurangi risiko genangan di lingkungan masyarakat.
“Saluran drainase harus mampu berfungsi secara optimal agar aliran air lebih lancar. Melalui peningkatan ini, kami berharap potensi genangan di sekitar Jalan Timor dapat diminimalkan,” ujar Rohmad Zainuddin.
Selain memperhatikan fungsi saluran, kualitas konstruksi juga menjadi faktor penting dalam pelaksanaan proyek. Pengerjaan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Rohmad juga menekankan pentingnya profesionalitas penyedia jasa dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami berharap pelaksana dapat menjaga kualitas pekerjaan dan menyelesaikannya sesuai target 90 hari kalender. Dengan begitu, manfaat pembangunan ini bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Peningkatan drainase tidak hanya berkaitan dengan kelancaran aliran air, tetapi juga berperan dalam menjaga kondisi lingkungan dan infrastruktur jalan. Genangan yang berlangsung berulang kali berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta mempercepat kerusakan badan jalan apabila tidak ditangani dengan baik.
Karena itu, pembangunan saluran drainase perlu diimbangi dengan pemeliharaan rutin dan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sampah yang menumpuk di saluran dapat menghambat aliran air dan mengurangi efektivitas sistem drainase.
Melalui proyek peningkatan saluran drainase Jalan Timor ini, DPUPR Kabupaten Magetan diharapkan dapat memperkuat fungsi infrastruktur perkotaan, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, serta mendukung lingkungan yang lebih tertata.
Rohmad Zainuddin menegaskan, “Kami berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan saluran drainase agar fungsinya tetap optimal. Pembangunan yang baik perlu didukung pemeliharaan bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya. (pri⁹⁹)






