Lagi-Lagi Kepala Desa Turut Berkontribusi Warnai Ritual Gandrung Sewu

Kabaropoaisi.net.|BANYUWANGI –Tema kegiatan Gandrung Sewu Kabupaten Banyuwangi tahun 2026 ini “Kembang Dermo”. Seribu Gandrung, Cermin Cahaya di Laut Timur”, yang mana dalam sejarah pelaksana Gandrung Sewu sekira 14 tahunan. Pertama kali Gandrung Sewu digelar malam hari Glow in the Dark, di Pantai Boom Marina.

Seperti tahun sebelumnya, sejumlah Kepala Desa dilibatkan dalam ritual kegiatan Gandrung Sewu tersebut. Para Kepala Desa di Gandrung Sewu kali ini, terlibat dalam peran pada ritual “Meras Gandrung”. Paju Gandrung tetap sebagai pakem, namun bukan jadi tema utama dalam kegiatan kali ini

Bacaan Lainnya

Meras Gandrung adalah sebuah ritual kepada seorang yang akan dinobatkan sebagai penari menjadi Gandrung seutuhnya. Yang mana seorang gadis yang sudah belajar tari dan Gending Gandrung. Harus “diperas” ilmunya dan diselamati dulu sebelum boleh tampil sebagai Gandrung di muka umum.

Sebagaimana diceritakan oleh Mura’i Ahmad, SE., SH., MH (Kades Gumirih) yang juga terlibat dalam ritual Meras Gandrung.

“Ritual Meras Gandrung itu dilakukan kepada calon penari Gandrung dengan cara selamatan, dimintai restu orng tuanya. Ubarampe antara lain disiapkan peras atau sajen lengkap, kostum Gandrung lengkap. Kemudian diPupuh atau Gurahbdibersihkan saluran pernafasan dengan ramuan khusus biar suara nyaring saat nembang. Katanya ini sakit sekali, dipercaya karena tanda masuknya roh Mbah Semi penari Gandrung pertama di Banyuwangi”, paparnya.

Masih kata Mura’i Ahmad, setelah selesai prosesi utama Meras nya, yang bersamgkutan diuji. Yaitu lantunan gending dengan suara dan cengkok khas Gandrung, hafalan mantra dan gerakan tari. Pasalnya kata Mura’i Ahmad, Meras Gandrung adalah tak ubahnya proses wisuda kelulusan pada seseorang dianggap layak dan siap jadi penari Gandrung seutuhnya.

Tampilan beberapa Kepala Desa Mura’i Ahmad dkk joget bersama penari Gandrung di acara Gandrung Sewu itu. Bisa dibilang simbol melakukan Paju Gandrung kepada penari yang sudah dinobatkan jadi penari Gandrung dan layak tampil di setiap pentas seni Gandrung. (r35).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *